Berbulan-bulan serangan udara telah mengganggu universitas dan lembaga penelitian di seluruh Iran. Sejak akhir Februari lebih dari 30 universitas dilaporkan terkena, sehingga banyak kampus menghentikan kuliah tatap muka dan beralih ke pembelajaran daring.
UNESCO mengutuk serangan itu dan mengatakan ancaman terhadap institusi pendidikan tidak boleh terjadi. Organisasi itu memperingatkan bahwa pembelajaran daring hanya dapat menjaga pengajaran teori, tetapi tidak bisa menggantikan latihan langsung di laboratorium.
Para ahli mengatakan kerusakan membuat penelitian melambat. Beberapa laboratorium hanya semi-aktif dan biaya bahan penting naik, sehingga mahasiswa pascasarjana dan peneliti mengalami kesulitan.
Kata-kata sulit
- serangan — aksi menyerang dari udara dengan senjataserangan udara
- mengganggu — menghentikan atau membuat tidak berjalan normal
- mengutuk — menyatakan kuat tidak setuju dengan suatu tindakan
- pembelajaran daring — belajar melalui internet tanpa tatap muka
- laboratorium — ruang untuk melakukan eksperimen dan latihan
- pascasarjana — mahasiswa yang sedang studi setelah sarjana
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurutmu pembelajaran daring berbeda dari kuliah tatap muka?
- Mengapa latihan langsung di laboratorium penting untuk mahasiswa?
- Apa dampak kenaikan biaya bahan penting bagi penelitian di universitas?
Artikel terkait
Peralihan Cepat ke Pembelajaran Daring dan Dampaknya pada Mahasiswa China
Studi tentang peralihan mendadak ke pembelajaran daring selama lockdown COVID-19 2020 di China membandingkan nilai mahasiswa sebelum dan selama lockdown. Hasil: nilai matematika naik, mata diskusi kurang untung, dan kebijakan lockdown memengaruhi hasil belajar.
Model Bahasa Mengubah Penilaian Berdasarkan Identitas Pengarang
Peneliti University of Zurich menemukan bahwa large language models mengubah penilaian teks ketika diberi tahu siapa pengarangnya. Tanpa sumber, model sering sepakat, tetapi menyebut pengarang memicu bias, termasuk bias anti-Cina.