Para peneliti melaporkan bahwa dua tipe sel otak di korteks retrosplenial terkait dengan kemampuan mengetahui posisi. Korteks retrosplenial membantu hewan dan manusia mengetahui posisi dan bergerak antar tempat yang dikenal.
Tim memakai alat AI untuk membandingkan tanda genetik neuron dari tikus dan rat. Mereka menemukan tipe neuron khusus yang terjaga antara spesies, dan satu tipe sedikit lebih banyak pada rat. Banyak penderita Alzheimer mengalami disorientasi spasial, dan laboratorium kini menyelidiki apakah neuron yang sama ada di manusia.
Kata-kata sulit
- neuron — sel yang membawa sinyal dalam otak
- korteks retrosplenial — bagian otak yang membantu mengetahui posisi
- tanda genetik — ciri pada gen di dalam sel
- membandingkan — melihat persamaan dan perbedaan antara dua hal
- disorientasi spasial — keadaan bingung tentang lokasi dan arah
- menyelidiki — mencari tahu informasi atau bukti lebih lanjut
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penting memeriksa apakah neuron yang sama ada pada manusia? Mengapa?
- Bagaimana menurut Anda alat AI membantu membandingkan tanda genetik?
- Pernahkah Anda merasa bingung arah (disorientasi spasial)? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Bagian Sensorik Otak Penting untuk Memori Bicara
Studi menunjukkan gerakan bicara yang baru dipelajari lebih bergantung pada proses sensorik di otak daripada perubahan di area motor. Peneliti menguji efek gangguan pada beberapa wilayah otak dan memeriksa ingatan bicara setelah 24 jam.
Tidur, Pembersihan Otak, dan Risiko Demensia
Sebuah tinjauan oleh ahli neurosains membahas bagaimana tidur membantu membersihkan otak dan mengapa gangguan ritme tidur bisa meningkatkan risiko demensia. Peneliti juga melihat tanda seperti perubahan detak jantung sebagai petunjuk risiko.