Para peneliti melaporkan bahwa dua tipe sel otak di korteks retrosplenial terkait dengan kemampuan mengetahui posisi. Korteks retrosplenial membantu hewan dan manusia mengetahui posisi dan bergerak antar tempat yang dikenal.
Tim memakai alat AI untuk membandingkan tanda genetik neuron dari tikus dan rat. Mereka menemukan tipe neuron khusus yang terjaga antara spesies, dan satu tipe sedikit lebih banyak pada rat. Banyak penderita Alzheimer mengalami disorientasi spasial, dan laboratorium kini menyelidiki apakah neuron yang sama ada di manusia.
Kata-kata sulit
- neuron — sel yang membawa sinyal dalam otak
- korteks retrosplenial — bagian otak yang membantu mengetahui posisi
- tanda genetik — ciri pada gen di dalam sel
- membandingkan — melihat persamaan dan perbedaan antara dua hal
- disorientasi spasial — keadaan bingung tentang lokasi dan arah
- menyelidiki — mencari tahu informasi atau bukti lebih lanjut
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda penting memeriksa apakah neuron yang sama ada pada manusia? Mengapa?
- Bagaimana menurut Anda alat AI membantu membandingkan tanda genetik?
- Pernahkah Anda merasa bingung arah (disorientasi spasial)? Ceritakan singkat.
Artikel terkait
Sirkuit tersembunyi di serebelum bantu pembelajaran gerak
Ilmuwan menemukan sirkuit di serebelum yang menjelaskan bagaimana otak belajar dari kesalahan gerak. Temuan ini, hasil kolaborasi akademik, menunjukkan mekanisme disinhibisi yang membuka waktu untuk plastisitas dan pembelajaran.
Jejak Otak untuk Menyesuaikan Perilaku dengan Orang Lain
Penelitian University of Zurich menunjukkan bagaimana aktivitas otak membantu orang menebak pikiran orang lain dan mengubah perilaku. Temuan ini menjelaskan proses "mentalisasi adaptif" dan dapat membantu memahami disabilitas sosial seperti autisme dan gangguan kepribadian.
Usap Hidung Dapat Mendeteksi Alzheimer Lebih Awal
Studi yang dipublikasikan di Nature Communications menemukan bahwa usap hidung sederhana bisa mendeteksi perubahan biologis awal terkait Alzheimer sebelum gangguan memori muncul. Metode ini mengambil sel saraf dan sel kekebalan dari rongga hidung.
Kecerdasan Terbentuk oleh Jaringan Otak yang Terkoordinasi
Peneliti memakai pencitraan otak untuk melihat bagaimana kecerdasan muncul. Mereka menemukan kecerdasan berasal dari kerja banyak bagian otak yang terintegrasi dan terkoordinasi, bukan dari satu wilayah tunggal, dan temuan ini punya implikasi untuk perkembangan dan sistem buatan.