Tim peneliti dari sebuah universitas di Amerika Serikat mempelajari sirkuit otak antara korteks prelimbik dan thalamus paraventrikular. Mereka memakai model praklinis yang meniru penggunaan opioid pada manusia dan melihat perilaku mencari obat.
Peneliti menemukan bahwa mengurangi aktivitas jalur ini menurunkan perilaku mencari obat. Mereka menggunakan dua metode utama: kemogenetika, yaitu memasukkan reseptor yang bisa diaktifkan obat khusus, dan optogenetika, yaitu memakai cahaya lewat serat optik untuk mengubah sambungan saraf.
Kata-kata sulit
- sirkuit — kumpulan jalur atau sambungan di otak
- korteks — lapisan luar bagian otak yang berfungsi
- thalamus — bagian dalam otak yang menghubungkan sinyal
- model praklinis — percobaan pada hewan atau sistem sebelum uji manusia
- kemogenetika — metode memasang reseptor yang diaktifkan obat
- optogenetika — metode menggunakan cahaya untuk mengubah saraf
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa menurutmu peneliti memakai model praklinis sebelum uji pada manusia?
- Bagaimana perasaanmu tentang penggunaan cahaya untuk mengubah sambungan saraf?
- Apakah menurutmu menurunkan perilaku mencari obat penting? Mengapa atau mengapa tidak?
Artikel terkait
Jejak Otak untuk Menyesuaikan Perilaku dengan Orang Lain
Penelitian University of Zurich menunjukkan bagaimana aktivitas otak membantu orang menebak pikiran orang lain dan mengubah perilaku. Temuan ini menjelaskan proses "mentalisasi adaptif" dan dapat membantu memahami disabilitas sosial seperti autisme dan gangguan kepribadian.
Tambalan Mikronada untuk Memulihkan Jantung Setelah Serangan Jantung
Para peneliti mengembangkan tambalan biodegradable dengan mikronada yang melepaskan interleukin-4 (IL-4) langsung ke permukaan jantung. Pendekatan ini mengubah makrofag menjadi penyembuh, mengurangi jaringan parut, dan menjaga pengobatan tetap lokal.