- Para peneliti menemukan sekelompok sel otak.
- Sel ini berkaitan dengan arah dan lokasi.
- Sel berada di korteks retrosplenial otak.
- Korteks ini membantu menemukan jalan pulang.
- Omar Ahmed berkata korteks itu seperti GPS.
- Tim melihat sel serupa pada tikus dan rat.
- Mereka juga menemukan tipe neuron kedua.
- Laboratorium kini memeriksa apakah sel itu ada pada manusia.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang bekerja di bidang ilmu
- sel — bagian kecil yang hidup dalam tubuh
- otak — bagian tubuh yang mengatur pikiran
- arah — sisi atau jalur yang menunjukkan tujuan
- lokasi — tempat atau posisi suatu benda atau orang
- korteks — lapisan luar di otak dengan fungsi tertentukorteks retrosplenial
- neuron — sel khusus yang kirim sinyal di otak
- memeriksa — melihat dengan teliti untuk mengetahui sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu tersesat pulang?
- Apakah kamu pernah memakai GPS?
- Apakah kamu pikir manusia punya sel seperti itu?
Artikel terkait
Sistem Pengenalan Semut Lebih Fleksibel dari Dugaan
Penelitian dari Rockefeller University menemukan bahwa semut perampok klonal dapat mengubah bau tubuhnya setelah lama berada di koloni asing, sehingga diterima sebagai anggota. Namun ada batas alami dan toleransi itu mudah hilang tanpa kontak terus-menerus.
Molekul Waktu dan Talamus Mengatur Ingatan
Penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa penunjuk waktu molekuler menentukan apakah kesan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Tim menemukan peran sentral talamus dan menyebut kemungkinan relevansi untuk penyakit seperti Alzheimer.
Fosil Kaki Burtele Ungkap Australopithecus deyiremeda Hidup Bersama Lucy
Tulisan ini melaporkan bahwa tulang kaki yang ditemukan pada 2009 di Afar Rift kini dikaitkan dengan Australopithecus deyiremeda berusia 3,4 juta tahun. Analisis bentuk kaki dan isotop menunjukkan perbedaan anatomi dan pola makan dibandingkan Lucy.
Tikus CC023 dan kemungkinan hubungan antara infeksi virus dan ALS
Peneliti menemukan bahwa tikus strain CC023 merespons infeksi virus dengan cara yang mirip penyakit ALS pada manusia. Model tikus ini mungkin membantu menemukan penanda awal dan mendukung pengembangan pengobatan untuk ALS sporadis.