Tim peneliti yang dipimpin oleh Aron Barbey dan Ramsey Wilcox menguji Network Neuroscience Theory dan mempublikasikan hasilnya di Nature Communications. Mereka menganalisis data pencitraan dan tes kognisi dari sampel besar, termasuk data dari Human Connectome Project dan sampel independen lain.
Dengan menggabungkan ukuran struktur dan fungsi, tim menemukan bahwa kecerdasan umum muncul dari pemrosesan tersebar di banyak jaringan serta integrasi dan komunikasi jarak jauh antar wilayah. Wilayah kontrol regulatori berfungsi sebagai hub yang mengoordinasikan interaksi dan merekrut jaringan yang sesuai.
Perbedaan individu dalam kecerdasan umum terkait sifat-sifat tingkat sistem ini. Tidak ada satu wilayah otak tunggal yang menjelaskan efek tersebut, sehingga kecerdasan tampak ketika kognisi dikoordinasikan.
Kata-kata sulit
- menganalisis — memeriksa data untuk menemukan informasi
- pencitraan — pembuatan gambar struktur tubuh atau otak
- kognisi — proses berpikir dan memahami informasi
- menggabungkan — menyatukan dua atau lebih hal menjadi satu
- integrasi — proses menyatukan bagian-bagian menjadi sistem
- mengoordinasikan — mengatur agar beberapa bagian bekerja bersama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana koordinasi antar jaringan otak bisa memengaruhi kemampuan seseorang belajar atau menyelesaikan tugas sulit? Jelaskan dengan contoh sederhana.
- Mengapa menurut Anda penting untuk menggunakan sampel besar seperti Human Connectome Project dalam penelitian kecerdasan?
- Bagaimana peran 'wilayah kontrol regulatori' dalam kerja tim manusia bisa dibandingkan dengan peran yang dijelaskan pada otak dalam artikel ini?
Artikel terkait
Gelombang Otak Menyimpan Informasi Saat Membentuk dan Mengingat Ingatan
Peneliti merekam aktivitas listrik di otak pasien yang akan operasi epilepsi dan menemukan pola gelombang spasial yang berubah sesuai perilaku. Pola ini membantu mendekode apakah orang sedang menyandi atau mengingat suatu ingatan.
Molekul Waktu dan Talamus Mengatur Ingatan
Penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa penunjuk waktu molekuler menentukan apakah kesan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Tim menemukan peran sentral talamus dan menyebut kemungkinan relevansi untuk penyakit seperti Alzheimer.