Tim peneliti mempelajari suksesi mikroba primer pada aliran lava baru di Fagradalsfjall, ujung barat daya Islandia, setelah gunung itu meletus tiga kali antara 2021 dan 2023. Sampel batu lava diambil sesegera beberapa jam setelah mengeras, dan tim juga mengumpulkan air hujan, aerosol, tanah, serta batu dari area sekitarnya. Peneliti mengekstrak DNA dari sampel dan menggunakan analisis statistik serta pembelajaran mesin untuk mengidentifikasi organisme dan menelusuri dugaan sumbernya.
Hasil menunjukkan bahwa batuan lava yang baru mengandung sedikit air dan nyaris tanpa nutrien organik, sehingga termasuk lingkungan dengan biomassa terendah di Bumi—setara dengan Antarktika atau Gurun Atacama, menurut salah satu peneliti. Meskipun kondisi itu, mikroba bersel tunggal mulai mengkolonisasi dengan cepat. Keanekaragaman hayati naik selama tahun pertama setelah letusan, namun mengalami penurunan tajam setelah musim dingin pertama; musim dingin tampak memilih kelompok mikroba yang lebih kecil yang mampu bertahan pada kondisi musiman lebih keras, lalu keanekaragaman relatif stabil.
Analisis sumber kolonisasi mengungkap pola: pendatang awal terutama berasal dari tanah dan aerosol yang mengendap di lava, sedangkan setelah peralihan musim dingin sebagian besar mikroba datang lewat air hujan. Para peneliti menekankan bahwa air hujan tidak steril dan dapat membawa mikroba yang juga berperan sebagai inti kondensasi awan. Penulis menyatakan studi ini merupakan kajian rinci pertama tentang suksesi mikroba primer pada aliran lava baru, dan pengambilan sampel dari tiga letusan memberikan replikasi langka di lingkungan alamiah. Hasilnya dapat membantu menanyakan bagaimana aktivitas vulkanik mungkin menciptakan kondisi layak huni sementara di planet seperti Mars; rekan penulis berasal dari University of Arizona dan University of Iceland, dan pendanaan datang dari beberapa sumber termasuk National Science Foundation dan Heising–Simons Foundation.
Kata-kata sulit
- suksesi — perubahan bertahap komunitas makhluk hidup
- mikroba — organisme sangat kecil, sering bersel tunggal
- mengkolonisasi — menempati dan hidup di tempat baru
- biomassa — jumlah materi hidup di area tertentu
- aerosol — partikel kecil di udara, termasuk kabut
- keanekaragaman — variasi jumlah dan jenis organisme di area
- kondensasi — perubahan uap menjadi tetesan air di udara
- replikasi — pengulangan pengambilan sampel atau duplikasi hasil
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana temuan tentang suksesi mikroba pada lava baru bisa membantu memahami kemungkinan kondisi layak huni di Mars?
- Mengapa sumber mikroba berbeda antara tahap awal kolonisasi dan setelah musim dingin? Berikan alasan berdasarkan teks.
- Mengapa pengambilan sampel dari tiga letusan dianggap memberikan replikasi yang langka, dan mengapa replikasi penting dalam penelitian lapangan?
Artikel terkait
Kelangkaan Natrium Mengancam Herbivora Besar di Afrika
Penelitian menunjukkan banyak herbivora liar di Afrika sulit mendapat natrium hanya dari tumbuhan. Kekurangan natrium terutama memengaruhi hewan besar dan dapat meningkatkan risiko konflik dengan manusia di daerah rendah natrium.
Gabungan Rifampisin dan AAP-SO2 atasi resistensi tuberkulosis
Studi baru melaporkan penggabungan rifampisin dengan senyawa probe AAP-SO2 yang menyerang enzim RNA polimerase pada langkah berbeda. Kombinasi ini efektif melawan mutasi resistensi dan menunjukkan sinergi dalam model kelinci; langkah selanjutnya adalah buat turunan yang stabil.