- Banyak mamalia menunda kehamilan lewat diapause embrio.
- Diapause menunda perkembangan embrio sampai kondisi lingkungan baik.
- Metode ini membantu mamalia bertahan saat sumber makanan sedikit.
- Anjing laut juga menunda implantasi embrio.
- Tikus termasuk mamalia yang memakai strategi ini.
- Manusia tidak mengalami diapause pada embrio.
- Selama diapause, aktivitas sel menjadi lebih rendah.
- Diapause membuat pertumbuhan embrio tertunda sementara.
- Peneliti mempelajari bagaimana sel bisa tetap hidup.
- Studi baru menunjukkan mekanisme diapause pada tikus.
Kata-kata sulit
- diapause — Penundaan perkembangan embrio sampai kondisi lingkungan baikdiapause embrio
- embrio — Bentuk awal bayi atau hewan sebelum lahir
- implantasi — Penempelan embrio ke dinding rahim
- pertumbuhan — Proses bertambah besar atau berkembang
- peneliti — Orang yang mempelajari ilmu atau fenomena
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu mendengar kata 'diapause'?
- Apakah kamu pernah belajar tentang embrio?
- Apakah menurutmu hewan boleh menunda kehamilan saat makanan sedikit?
Artikel terkait
Proyek Air di Timur Tengah Mengalami Kekurangan Dana
Pemotongan bantuan dari AS dan donor lain mengancam proyek air di negara-negara seperti Morocco, Tunisia, Egypt, Lebanon, dan Jordan. Banyak proyek, termasuk desalinasi dan pengelolaan air, bergantung pada dukungan internasional yang kini berkurang.
Web3 dan kendali data bagi petani
Forum ICTforAg (9-10 Maret) membahas bagaimana teknologi informasi dan Web3 bisa memberi petani lebih banyak kendali atas data mereka. Digital Green dan alat seperti FarmStack ditonjolkan, serta layanan video yang menjangkau petani di beberapa negara.
Obat GLP-1 Dikaitkan dengan Penurunan Kecanduan dan Dampak Serius
Analisis rekam medis veteran menunjukkan obat agonis reseptor GLP-1, awalnya untuk diabetes, terkait dengan penurunan risiko gangguan penggunaan zat dan berkurangnya kunjungan darurat, rawat inap, overdosis, dan kematian terkait obat.