Petani buah menghadapi kekurangan tenaga kerja untuk panen dan pemangkasan. Untuk membantu, peneliti di Washington State University mengembangkan lengan robot tiup berbiaya rendah untuk memetik apel.
Lengan itu ringan, dapat ditiup, dan dirancang agar aman bagi orang dan pohon. Perangkat ini memerlukan waktu sekitar 25 detik untuk memetik satu apel. Harganya sekitar $5,500. Alat ini diuji di kebun di Prosser dan dibuat supaya bisa dipasang pada platform bergerak otomatis.
Kata-kata sulit
- kekurangan — keadaan ketika jumlah orang tidak cukupkekurangan tenaga kerja
- pemangkasan — memotong bagian tanaman untuk merawatnya
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- memetik — mengambil buah dari pohon dengan tangan atau alat
- lengan robot tiup — bagian mesin berbentuk lengan yang diisi udara
- platform bergerak otomatis — perangkat atau kendaraan yang bergerak secara otomatis
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pikir alat seperti lengan robot tiup bisa membantu petani di negaramu? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah kamu pernah melihat mesin otomatis di pertanian atau kebun? Ceritakan pengalaman singkat.
Artikel terkait
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.
Filter nanofiber yang menangkap CO2 di dalam gedung
Para peneliti mengembangkan filter udara berbahan nanofiber karbon yang menangkap karbon dioksida di dalam bangunan. Filter ini kompatibel dengan sistem HVAC, bisa dipakai ulang, dan berpotensi menurunkan penggunaan energi dan emisi.
Layar Sentuh Besar Mengganggu Perhatian Saat Mengemudi
Penelitian dengan simulator menunjukkan layar sentuh besar membuat mengemudi dan penggunaan kontrol menjadi lebih buruk saat orang melakukan multitugas. Para peneliti mengukur pandangan, gerakan jari, dan tanda stres lalu menyarankan sensor untuk memantau perhatian pengemudi.