Petani buah menghadapi kekurangan tenaga kerja untuk panen dan pemangkasan. Untuk membantu, peneliti di Washington State University mengembangkan lengan robot tiup berbiaya rendah untuk memetik apel.
Lengan itu ringan, dapat ditiup, dan dirancang agar aman bagi orang dan pohon. Perangkat ini memerlukan waktu sekitar 25 detik untuk memetik satu apel. Harganya sekitar $5,500. Alat ini diuji di kebun di Prosser dan dibuat supaya bisa dipasang pada platform bergerak otomatis.
Kata-kata sulit
- kekurangan — keadaan ketika jumlah orang tidak cukupkekurangan tenaga kerja
- pemangkasan — memotong bagian tanaman untuk merawatnya
- peneliti — orang yang melakukan penelitian ilmiah
- memetik — mengambil buah dari pohon dengan tangan atau alat
- lengan robot tiup — bagian mesin berbentuk lengan yang diisi udara
- platform bergerak otomatis — perangkat atau kendaraan yang bergerak secara otomatis
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pikir alat seperti lengan robot tiup bisa membantu petani di negaramu? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah kamu pernah melihat mesin otomatis di pertanian atau kebun? Ceritakan pengalaman singkat.
Artikel terkait
Adaptasi Iklim Lokal Jadi Pusat Perencanaan di Afrika
Analisis baru mengatakan adaptasi iklim yang dipimpin secara lokal harus menjadi pusat perencanaan di Afrika untuk menghadapi risiko iklim yang meningkat. Studi menyorot upaya terfragmentasi, pembiayaan tidak merata, dan perlunya keterlibatan lokal.
Ringkasan Audio AI untuk Makalah Mars: Menarik tapi Rentan Salah
NotebookLM Google mengubah makalah penelitian tentang vulkanisme Mars menjadi ringkasan audio bergaya podcast yang mudah diikuti. Peneliti menemukan hasil yang menarik namun berisi kesalahan, sehingga pembacaan sumber asli tetap diperlukan.
Peta Biologis Menghubungkan Sel dan Jaringan Otak
Sebuah studi di Nature Communications menggabungkan pemindaian otak, data genetik, dan pencitraan molekuler untuk menunjukkan bagaimana organisasi seluler dan molekuler membentuk jaringan otak besar. Temuan berpotensi mengubah studi kognisi dan gangguan mental.