Produksi apel dan sweet cherry di negara bagian Washington bernilai besar bagi ekonomi setempat, namun kebun menghadapi kekurangan tenaga kerja untuk panen dan pemangkasan. Untuk mengurangi masalah itu, peneliti Washington State University bersama Prosser Research Extension Center dan Manoj Karkee dari Cornell mengembangkan lengan robot tiup berbiaya rendah yang bisa dipasang pada platform bergerak otomatis untuk bekerja di kebun.
Lengan ini panjangnya dua kaki dan beratnya kurang dari 50 pound dengan alas logam. Terbuat dari bahan kain lunak yang diisi udara, desainnya mirip boneka tiup iklan luar ruang namun lebih kuat. Perangkat dapat mendeteksi sebuah apel, memanjang, lalu menarik diri untuk memetik buah dalam sekitar 25 detik. Biaya bahan diperkirakan sekitar $5,500. Karena ringan dan dapat ditiup, lengan ini aman dipakai di dekat orang dan kecil kemungkinan merusak cabang atau buah. Ia juga dirancang untuk kebun modern dengan susunan cabang linear atau V-trellis.
Para peneliti menyadari bahwa banyak buah yang terbuang di kebun saat mereka melakukan perjalanan melihat kondisi kebun. Mereka membandingkan alat ini dengan mesin pemanen robot yang umumnya besar dan mahal, serta dengan pemetik manusia yang dapat mengambil buah jauh lebih cepat. Tim terus menyempurnakan bagian mekanis dan sistem deteksi, menambah fungsi, dan bekerja untuk komersialisasi dengan dukungan kantor inovasi universitas.
- Didanai oleh National Science Foundation
- USDA National Institute of Food and Agriculture
- Washington Tree Fruit Research Commission
- Diujikan di Allan Brothers Fruit, Prosser
Kata-kata sulit
- pemangkasan — proses memotong atau merapikan cabang pohon
- platform bergerak otomatis — perangkat bergerak sendiri untuk bekerja di kebun
- komersialisasi — proses membawa produk ke pasar luas
- sistem deteksi — rangkaian alat untuk mengenali objek atau kejadian
- memanjang — menjadi lebih panjang atau meregang ke luar
- pemetik — orang yang memanen atau mengambil buah di kebun
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa keuntungan dan kerugian penggunaan lengan robot tiup di kebun menurut artikel? Jelaskan dengan contoh dari teks.
- Bagaimana menurut Anda komersialisasi alat ini bisa mempengaruhi pekerja panen dan ekonomi setempat? Berikan alasan.
- Alat ini dirancang untuk kebun dengan susunan cabang linear atau V-trellis. Apa tantangan jika diterapkan di kebun dengan susunan cabang lain?
Artikel terkait
AI Membimbing Mahasiswa Bedah Saat Latihan Menjahit Luka
Para peneliti di Johns Hopkins mengembangkan AI yang menilai dan memberi umpan balik personal pada mahasiswa kedokteran saat berlatih menjahit luka. Studi acak dengan 12 mahasiswa menunjukkan manfaat terbesar bagi yang sudah punya dasar bedah.
AI dan Foto Warga Temukan Nyamuk Anopheles stephensi di Madagaskar
Peneliti menggunakan kecerdasan buatan dan foto dari warga untuk mengidentifikasi apa yang mereka anggap sebagai deteksi pertama Anopheles stephensi di Madagaskar. Foto close-up diambil pada 2020 dan ditemukan kembali dua tahun kemudian.
Africa Wiki Women: Menambah Keterlihatan Perempuan Afrika
Africa Wiki Women mendorong perempuan Afrika membuat dan memperbaiki konten di platform Wikimedia. Didirikan oleh tiga perempuan, kelompok ini melatih ratusan wanita dan menjalankan pelatihan, kampanye, serta program pendampingan untuk meningkatkan partisipasi.
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
Arsip Warga Menyimpan Lagu dan Cerita Lisan
Arsiparis warga di Asia Selatan merekam lagu rakyat, teka-teki, sejarah lisan, dan pengetahuan obat tradisional. Proyek ini mendukung pengunggahan materi ke Wikimedia Commons, Wikisource, dan Wikipedia untuk melestarikan pengetahuan yang hilang.