Para peneliti menggunakan data dari sebuah studi nasional yang mengikuti lebih dari 8.200 orang berusia di atas 50 tahun selama 24 tahun. Mereka mengukur indeks massa tubuh (BMI) berulang kali dan menguji fungsi kognitif, termasuk memori dan fungsi eksekutif. Fungsi eksekutif adalah kemampuan mengatur emosi, merencanakan tugas, dan berkonsentrasi.
Hasil menunjukkan bahwa BMI yang lebih tinggi sepanjang waktu terkait dengan penurunan kesehatan otak yang lebih cepat. Obesitas, yang berarti BMI 30 atau lebih, dikaitkan dengan dampak negatif. Para peneliti menyebut beberapa proses biologis yang mungkin menjelaskan hubungan itu, seperti peradangan, aliran darah berkurang ke otak, dan resistensi insulin. Mereka juga menemukan bahwa mengelola berat badan dapat menurunkan laju penurunan kognitif dalam dua tahun.
Kata-kata sulit
- indeks massa tubuh — ukur berat badan relatif terhadap tinggi
- fungsi kognitif — kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami informasi
- fungsi eksekutif — kemampuan mengatur emosi dan merencanakan tugas
- obesitas — kondisi berat badan sangat berlebih menurut BMI
- peradangan — respon tubuh yang menyebabkan pembengkakan atau rasa sakit
- resistensi insulin — kurangnya respons tubuh terhadap hormon insulin
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah mengecek BMI sendiri? Ceritakan singkat.
- Menurut Anda, hal apa yang bisa membantu mengelola berat badan?
Artikel terkait
Melindungi Anak dari Gigitan Kutu dan Penyakit Lyme
Kutu nimfa aktif pada awal musim panas dan dapat membawa penyakit Lyme. Orang tua disarankan melakukan pemeriksaan tubuh, mengangkat kutu dengan benar, memakai pengusir serangga, dan mempertimbangkan pakaian yang diolah untuk mengurangi risiko.
Dukungan Sosial pada Masa Kecil Kurangi Risiko Kematian Dini Remaja
Penelitian menemukan dukungan sosial yang konsisten pada masa kanak-kanak mengurangi risiko kematian dini bagi remaja yang mengalami masalah keluarga atau kekerasan di komunitas. Studi ini mencontoh pengalaman masa kecil merugikan dan menyarankan langkah praktis bagi keluarga dan sekolah.