Asma: Tetap Belajar Meski Sekolah DitutupCEFR A2
16 Mar 2026
Diadaptasi dari Global Voices Eurasia, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Joel Heard, Unsplash
Pada 2025 Asma menulis tentang hilangnya akses pendidikan bagi anak perempuan di Afganistan sejak Taliban mengambil alih ibu kota pada Agustus 2021. Saat itu ia sedang di kelas sebelas dan mempersiapkan ujian ketika pemimpin pemerintah melarikan diri dan perubahan itu terjadi.
Awalnya gadis-gadis boleh ikut ujian, tetapi kemudian sekolah dan universitas ditutup untuk mereka. Asma pergi ke gerbang sekolah tetapi dilarang masuk dan ia bertanya, "Apa dosa kami?"
Dengan dukungan keluarga, Asma belajar bahasa Inggris di sebuah lembaga rahasia di kota timur Herat. Setelah belajar satu tahun, ia mulai mengajar gadis seusianya. Ia juga mendaftar ke University of the People untuk Administrasi Bisnis dan menerima surat penerimaan untuk mulai pada bulan April.
Kata-kata sulit
- mengambil alih — menguasai atau mengganti pihak yang berkuasa
- melarikan diri — pergi cepat untuk menghindari bahaya atau penangkapan
- ibu kota — kota utama tempat pemerintah pusat berada
- dilarang — tidak boleh atau tidak diizinkan oleh pihak lain
- lembaga rahasia — organisasi yang beroperasi tanpa diketahui umum
- surat penerimaan — dokumen resmi yang memberi tahu seseorang diterima
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaanmu jika dilarang masuk sekolah? Jelaskan singkat.
- Mengapa dukungan keluarga penting bagi Asma? Jawab satu atau dua kalimat.
Artikel terkait
Film Dokumenter tentang Igor Kon Raih Penghargaan
Sebuah film dokumenter tentang Igor Kon, yang dikenal sebagai seksolog Soviet pertama, memenangkan hadiah sutradara di Artdocfest pada Maret 2025. Film diproduksi oleh studio Berlin Narra dan koperasi Bereg lalu dirilis di kanal YouTube Meduza.
Banjir dan Longsor di Huai Hin Lad Nai
Huai Hin Lad Nai, desa Masyarakat Adat Karen di Chiang Rai, mengalami banjir dan longsor pada September 2024. Penelitian Februari 2025 menyebut iklim dan penebangan masa lalu sebagai faktor, sementara komunitas ingin gabungkan pengetahuan adat dan sains.
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.