Sejumlah peneliti mengembangkan tag logam kecil tanpa baterai yang mengirim pulsa ultrasonik singkat saat disentuh. Tag berbentuk cakram dengan lubang di tengah dan potongan di tepi dipasang pada kabinet, kusen pintu, keran, atau permukaan lain menggunakan alas kecil yang dicetak 3D. Sebuah tab pada bagian yang bergerak menumbuk cakram ketika pintu atau laci dibuka; benturan itu menghasilkan pulsa ultrasonik yang tidak terdengar manusia tetapi dapat dideteksi oleh mikrofon pada perangkat yang dipakai dekat.
Bentuk tiap cakram menentukan frekuensi resonansinya, sehingga setiap tag memiliki "sidik jari" suara yang khas. Potensi penggunaan meliputi penghitungan pengulangan di gym, pemantauan keran atau tutup toilet untuk melacak pemakaian air, memberi sinyal bahwa orang tua mungkin membutuhkan bantuan, serta versi tombol untuk memulai timer atau mencatat tindakan. Video yang menampilkan tag menjadi viral di Instagram dengan sekitar 1,6 juta tayangan, 150.000 suka, dan ratusan komentar, dan pemirsa mengusulkan banyak aplikasi lain.
Bolei Deng memimpin pemodelan dan simulasi getaran, yang menghasilkan hampir 1.300 desain awal dengan frekuensi ultrasonik unik di atas 20 kilohertz. Tim memakai 15 desain untuk pengujian dan mengatakan jumlah desain berbeda dapat diperluas menjadi puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan dengan perancangan cermat. Karena ultrasonik mudah dideteksi di tempat bising tetapi tidak merambat jauh, hanya mikrofon dekat yang akan mendengar tag. Tim sengaja menghindari pembelajaran mesin kompleks dan menggunakan algoritme sederhana yang dikodekan secara eksplisit untuk mengenali sinyal, sehingga kebutuhan komputasi dan listrik berkurang. Penelitian ini adalah kolaborasi lintas disiplin dan dipublikasikan di Proceedings of the ACM on Interactive, Mobile, Wearable and Ubiquitous Technologies.
Kata-kata sulit
- ultrasonik — Gelombang suara frekuensi di atas batas pendengaran
- resonansi — Getaran yang bertambah kuat pada frekuensi tertenturesonansinya
- sidik jari — Ciri suara unik yang membedakan setiap tag
- mendeteksi — Menemukan atau mengenali sesuatu lewat sensordideteksi
- getaran — Gerakan berulang kecil pada benda padat
- algoritme — Langkah atau aturan terurut untuk memproses data
- pemodelan — Pembuatan model untuk menjelaskan perilaku sistem
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Aplikasi mana dari artikel menurut Anda paling berguna di rumah? Jelaskan alasan dan berikan contoh penggunaan.
- Apa keuntungan utama dari menghindari pembelajaran mesin kompleks dalam sistem ini? Sebutkan dua efek pada kebutuhan perangkat.
- Apakah pemasangan tag semacam ini di banyak tempat dapat menimbulkan masalah privasi atau keselamatan? Jelaskan pendapat Anda.
Artikel terkait
Rumah Aman Butuh Struktur Kuat dan Regulasi Cerdas
Penelitian menemukan bahwa rumah yang lebih tahan bencana memerlukan struktur bangunan yang lebih kuat dan regulasi yang disesuaikan dengan kondisi lokal. Studi ini dipimpin peneliti dari University of Notre Dame dan diterbitkan di jurnal ilmiah.
Peneliti Temukan Kerentanan di Pengelola Kata Sandi Cloud
Peneliti ETH Zurich menguji tiga pengelola kata sandi berbasis cloud dan menemukan beberapa serangan yang dapat mengakses atau mengubah kata sandi pengguna. Mereka memberi penyedia waktu untuk memperbaiki dan memberi rekomendasi keamanan.
Remaja di Hong Kong Menggunakan Chatbot sebagai Teman Emosional
Laporan 12 Oktober 2025 menunjukkan remaja di Hong Kong memakai chatbot seperti Xingye dan Character.AI untuk dukungan emosional. Para ahli peringatkan risiko, dan beberapa pengembang mencoba membuat alat yang lebih aman.
Serangan bot pada Instagram aktivis dan media di Balkan Barat
Pada November 2025 operasi bot menyerang akun Instagram aktivis dan media di Balkan Barat. Liputan Meta.mk pada 16 dan 23 November 2025 melaporkan taktik pengikut palsu, laporan massal, dan komentar bot yang menurunkan visibilitas.
Mendokumentasikan Bahasa Lisan dengan OpenSpeaks Archives
OpenSpeaks Archives, diluncurkan pada 2024, membantu merekam dan mengarsipkan pengetahuan lisan komunitas adat. Wawancara dengan pelestari bahasa menekankan pentingnya audio dan video, koordinasi komunitas, dan perlindungan terhadap penyalahgunaan teknologi.