LingVo.club
📖+30 XP
🎧+20 XP
+35 XP
Tag logam tanpa baterai kirim sinyal ultrasonik — Level B1 — a woman sitting in a chair with a tablet

Tag logam tanpa baterai kirim sinyal ultrasonikCEFR B1

29 Apr 2026

Diadaptasi dari Georgia Tech, Futurity CC BY 4.0

Foto oleh Terry Granger, Unsplash

Level B1 – Menengah
2 mnt
118 kata

Para peneliti membuat tag logam berbentuk cakram yang tidak membutuhkan baterai. Cakram itu memiliki lubang di tengah dan potongan di tepi; sebuah tab pada bagian yang bergerak menumbuk cakram saat pintu atau laci dibuka, sehingga muncul pulsa ultrasonik singkat yang tidak terdengar oleh manusia namun dapat direkam oleh perangkat yang dipakai dekat.

Bentuk masing-masing cakram menentukan frekuensi resonansinya, jadi setiap tag menghasilkan bunyi yang khas. Yibo Fu, mahasiswa PhD robotika, mengatakan sidik jari suara itu dapat digunakan untuk penginderaan rumah pintar atau pengenalan aktivitas.

Tim juga membuat banyak desain melalui simulasi—hampir 1.300 desain awal—dan memakai 15 desain dalam pengujian. Peneliti menunjukkan tag di video Instagram yang mendapat 1,6 juta tayangan, 150.000 suka, dan ratusan komentar.

Kata-kata sulit

  • penelitiorang yang melakukan studi atau percobaan
  • resonansigetaran yang terjadi pada frekuensi tertentu
    resonansinya
  • pulsa ultrasonikgetaran singkat dengan frekuensi sangat tinggi
  • merekamdicatat atau disimpan sebagai data suara
    direkam
  • sidik jari suaraciri khas suara untuk membedakan sumber suara
  • simulasiuji virtual yang meniru kondisi nyata
  • penginderaanproses mendeteksi atau mengamati lingkungan sekitar

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana Anda bisa menggunakan tag tanpa baterai ini di rumah pintar Anda? Jelaskan satu contoh.
  • Mengapa sidik jari suara bisa berguna untuk pengenalan aktivitas di rumah? Berikan satu alasan.
  • Apakah Anda akan membagikan video eksperimen teknologi seperti ini di media sosial? Mengapa atau mengapa tidak?

Artikel terkait