Di Sub-Sahara Afrika, dua masalah utama membatasi pemanfaatan kecerdasan buatan: listrik yang tidak dapat diandalkan dan akses internet yang mahal serta lambat. Banyak keluarga tinggal di daerah pedesaan sehingga jaringan listrik dan internet kurang tersedia di banyak wilayah.
Akibatnya, sekolah sering tidak punya sambungan internet dan banyak alat AI tidak bisa dipakai. Beberapa perusahaan menyediakan daya surya untuk ponsel dan lampu, namun itu belum cukup untuk menjalankan komputer dan router yang dibutuhkan untuk layanan AI. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan investor untuk memperluas listrik dan koneksi internet.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — teknologi komputer yang meniru kemampuan manusia
- akses internet — kemampuan menggunakan layanan dan situs di internet
- pedesaan — daerah di luar kota dengan sedikit layanan
- daya surya — energi listrik yang berasal dari sinar matahari
- kerja sama — orang atau kelompok bekerja bersama untuk tujuan
- memperluas — membuat sesuatu jadi lebih besar atau lebih luas
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah di tempatmu listrik dan internet sering tidak tersedia? Jelaskan singkat.
- Sebutkan dua barang yang disebut mendapatkan daya surya menurut teks.
- Mengapa menurutmu kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan investor penting untuk memperluas listrik dan koneksi internet?
Artikel terkait
Pemuda Afrika: Tantangan dan Peluang untuk Masa Depan
Populasi Afrika relatif muda dan terus tumbuh, menurut laporan UNICEF (2023). Beberapa negara membuat inisiatif digital dan pelatihan, namun tantangan besar tetap di pendidikan, pekerjaan formal, dan layanan kesehatan bagi generasi muda.
Mempertanyakan "Memusatkan Manusia" dalam Kecerdasan Buatan
Seniman dan penulis Xonorika Kira menolak gagasan memusatkan manusia dalam kecerdasan buatan. Mereka menyerukan pengakuan atas berbagai bentuk kecerdasan dan perubahan praktik data untuk mendukung kedaulatan budaya dan verifikasi realitas.
Laser Mengarahkan Metajet untuk Pendorongan Optik
Para peneliti menggunakan laser untuk mengarahkan perangkat mikroskopis bernama metajet dalam tiga dimensi. Cara ini membuka kemungkinan pendorongan optik yang dapat menggerakkan objek atau pesawat ruang angkasa tanpa bahan bakar tradisional.