Teknologi Mengubah Konflik Bersenjata di KolombiaCEFR A1
25 Apr 2026
Diadaptasi dari Liam Anderson, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Jaime Maldonado, Unsplash
- Kolombia mengalami konflik berkepanjangan.
- Ada beberapa kelompok bersenjata.
- Mereka memakai teknologi baru.
- Beberapa kelompok memakai drone.
- Drone itu dibeli dari pasar biasa.
- Drone dipakai untuk menyerang pos polisi.
- Banyak personel terluka atau tewas.
- Pemerintah membuat alat untuk menangkis drone.
Kata-kata sulit
- konflik — pertikaian atau perang antara kelompok
- bersenjata — memiliki dan memakai senjata untuk melawan orang lain
- teknologi — alat dan metode ilmiah untuk pekerjaan atau komunikasi
- drone — pesawat tanpa awak yang dikendalikan dari jauh
- menyerang — melakukan serangan atau mengancam dengan kekerasan
- menangkis — mencegah atau menolak serangan atau bahaya
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melihat drone?
- Apa yang akan kamu lakukan jika melihat drone dekat tempatmu?
- Apakah menurutmu pemerintah harus menangkis drone? Mengapa?
Artikel terkait
Kekerasan Digital terhadap Jurnalis dan Aktivis Perempuan
Kekerasan digital terhadap jurnalis dan aktivis perempuan di Indonesia semakin terlihat dalam lima tahun terakhir. Serangan online meliputi doxing, manipulasi foto, peretasan dan DDoS; korban melaporkan perlindungan kelembagaan yang terbatas.
Platform Baru Pantau Demam Berdarah Secara Bulanan
Global Dengue Observatory adalah platform dari LSHTM yang memantau tren demam berdarah bulanan menggunakan data WHO dan proyek OpenDengue. Alat ini membantu menyoroti kenaikan, keterlambatan pelaporan, dan pola regional seperti di Amerika Latin.
Web3 dan kendali data bagi petani
Forum ICTforAg (9-10 Maret) membahas bagaimana teknologi informasi dan Web3 bisa memberi petani lebih banyak kendali atas data mereka. Digital Green dan alat seperti FarmStack ditonjolkan, serta layanan video yang menjangkau petani di beberapa negara.