Para peneliti menjelaskan alat molekuler baru yang memakai bioluminesensi untuk memantau aktivitas sel otak. Alat ini merekam perubahan kalsium, yang menunjukkan aktivitas sel. Alat dapat dipakai pada tikus dan ikan zebra, dan memungkinkan perekaman selama beberapa jam tanpa cahaya dari luar.
Metode yang biasa sekarang memakai fluoresensi dan harus disinari dari luar. Cahaya luar dapat merusak sel dan membuat sinyal pudar. Karena bioluminesensi membuat cahaya di dalam sel, eksperimen bisa berlangsung lebih lama dan sel lebih terlindungi.
Kata-kata sulit
- bioluminesensi — cahaya yang dibuat oleh organisme atau sel hidup
- memantau — mengamati kondisi atau perubahan secara terus-menerus
- kalsium — unsur kimia penting untuk kerja sel
- fluoresensi — cahaya yang dipantulkan atau dipancarkan setelah disinari
- perekaman — proses merekam data atau sinyal untuk disimpan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perbedaan bioluminesensi dan fluoresensi menurut teks?
- Jika Anda peneliti, Anda pilih tikus atau ikan zebra untuk percobaan? Mengapa?
Artikel terkait
Sistem Pengenalan Semut Lebih Fleksibel dari Dugaan
Penelitian dari Rockefeller University menemukan bahwa semut perampok klonal dapat mengubah bau tubuhnya setelah lama berada di koloni asing, sehingga diterima sebagai anggota. Namun ada batas alami dan toleransi itu mudah hilang tanpa kontak terus-menerus.
El Salvador dan DoctorSV: AI untuk layanan kesehatan
Pemerintah El Salvador menggunakan kecerdasan buatan untuk memodernisasi layanan publik. Aplikasi telemedis DoctorSV dikembangkan sejak 2025 dan mendapat dukungan dari beberapa mitra, namun muncul kekhawatiran soal layanan, privasi, dan tenaga medis.
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.