Teknologi Mengubah Konflik Bersenjata di KolombiaCEFR B1
25 Apr 2026
Diadaptasi dari Liam Anderson, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Jaime Maldonado, Unsplash
Kecerdasan buatan dan teknologi terkait memengaruhi konflik bersenjata jangka panjang di Kolombia. Negara ini menghadapi kekerasan selama puluhan tahun yang dipicu oleh beberapa kelompok bersenjata non-negara, ekonomi ilegal, dan ketimpangan regional. Teknologi baru mengubah pengawasan, komunikasi, dan operasi di banyak wilayah.
Sejak 2024 beberapa kelompok menggunakan drone komersial yang dimodifikasi untuk menyerang kantor polisi dan posisi militer dengan bahan peledak, dan serangan ini menyebabkan ratusan personel berpakaian seragam terluka atau tewas. Perangkat murah ini tidak memakai kecerdasan buatan tetapi mengubah keseimbangan taktis.
Pemerintah mulai membangun "national anti-drone shield" pada 2025, sebuah platform yang memadukan sensor, pengganggu sinyal, pemrosesan data, dan keputusan manusia. Sistem algoritmik lain, seperti Police Service Model yang diadopsi pada 2024, dipakai untuk penempatan berdasarkan data waktu nyata. Selain itu, manipulasi digital dan penyebaran disinformasi meningkat sejak 2023, termasuk penggunaan audio dan video buatan untuk menyamar dan menyebar pesan.
Kata-kata sulit
- kecerdasan buatan — program komputer yang bisa belajar dan membuat keputusan
- bersenjata — memakai atau memiliki senjata dalam kegiatan
- kelompok bersenjata non-negara — organisasi di luar pemerintah yang memakai kekerasan
- pengawasan — pengamatan terus menerus untuk mengawasi suatu tempat atau orang
- pemrosesan data — proses mengatur dan menganalisis informasi digital
- disinformasi — informasi salah yang sengaja disebarkan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana menurut Anda penggunaan drone murah mengubah cara bertempur di daerah konflik?
- Apa risiko penyebaran disinformasi bagi keamanan publik dan penegakan hukum?
- Jika Anda bekerja di badan keamanan, tindakan apa yang akan Anda sarankan untuk mengurangi serangan drone?
Artikel terkait
Peneliti Lacak Pergeseran Aktivitas Otak Tikus Sepanjang Hari
Para peneliti menggabungkan eksperimen dan komputasi pada model tikus untuk melihat bagian otak mana yang aktif sepanjang hari. Temuan menunjukkan pergeseran aktivitas dari bagian dalam ke korteks dan bisa membantu memahami kelelahan.
Bagaimana orang dengan gangguan penglihatan menilai kedatangan mobil
Studi baru menguji bagaimana orang dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) menilai waktu kedatangan kendaraan menggunakan realitas virtual dan suara mobil. Hasilnya: peserta AMD sangat mirip dengan orang berpenglihatan normal dan tidak hanya mengandalkan suara.
Peneliti Pakai Pola Kelompok Burung untuk Kurangi Halusinasi AI
Peneliti mengembangkan langkah pra-proses yang menata kalimat seperti kelompok burung sebelum AI membuat ringkasan. Cara ini mengurangi kesalahan fakta pada ringkasan, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan risiko halusinasi.
Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan Seksual di Amerika Latin
Kelompok riset dan organisasi di Amerika Latin memakai kecerdasan buatan untuk memberi informasi kesehatan seksual dan reproduksi. Proyek di Peru dan Argentina menjangkau remaja, komunitas adat, dan orang transgender, serta menyorot risiko bias.