- Sebuah studi baru meneliti alat skrining PHQ yang umum.
- PHQ dipakai untuk cek kesehatan mental banyak orang sekarang.
- Beberapa pasien bingung saat menjawab pertanyaan di PHQ itu.
- Pertanyaan memakai kata 'terganggu' dan soal frekuensi gejala tersebut.
- Peserta studi memberi jawaban yang tidak konsisten pada skenario.
- Hasil menunjukkan jawaban berbeda dapat menyesatkan data pasien.
- Contoh masalah termasuk data jam tangan pintar yang bertentangan.
- Peneliti menyarankan pisahkan frekuensi dan tingkat gangguan dalam PHQ.
Kata-kata sulit
- skrining — pemeriksaan singkat untuk menemukan masalah kesehatan
- frekuensi — berapa sering sesuatu terjadi dalam waktu
- gejala — tanda-tanda atau perubahan tubuh atau perasaan
- peserta — orang yang ikut dalam sebuah kegiatan atau studi
- peneliti — orang yang melakukan studi atau penelitian
- bertentangan — tidak cocok atau bertolak belakang satu sama lain
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu bingung menjawab pertanyaan pada survei?
- Apakah kamu pernah memakai jam tangan pintar?
Artikel terkait
Studi: Uji Klinis Obat Kurang Mewakili Keberagaman AS
Peneliti dari University of California menelaah 341 uji penting (2017–2023) dan menemukan hanya 6% uji yang mencerminkan komposisi rasial dan etnis AS. Mereka menganalisis tren ketidakwakilan dan merekomendasikan peningkatan keberagaman sejak awal pengembangan obat.
Kutu Manusia dan Wabah Pes di Madagascar
Wabah pes masih terjadi di beberapa negara, terutama Madagascar. Penelitian menemukan kutu manusia (Pulex irritans) berperan dalam penyebaran dan mengaitkan infestasi kutu dengan kebiasaan rumah tangga serta penggunaan insektisida yang berisiko.
Nanopartikel bantu sel punca tingkatkan mitokondria
Para peneliti di Texas A&M University menggunakan nanopartikel berbentuk bunga (nanoflowers) untuk membuat sel punca menghasilkan lebih banyak mitokondria dan mentransfernya ke sel yang menua atau rusak, sehingga memulihkan energi seluler.
Model Fisika Baru untuk Meningkatkan Ketajaman MRI
Peneliti di Rice University dan Oak Ridge National Laboratory mengembangkan model fisika baru yang menghubungkan gerak molekul dengan sinyal MRI klinis. Studi ini menjelaskan relaksasi NMR dalam cairan dan diuji pada frekuensi MRI klinis.