Kolera adalah penyakit bakteri yang menyebabkan sekitar 95,000 kematian setiap tahun. Bakteri penyebab kolera bergerak dengan struktur seperti ekor yang disebut flagela dan flagela ini penting untuk mencapai sel di usus halus.
Peneliti dari Yale menggunakan metode mikroskopi baru untuk melihat flagela saat bakteri masih hidup. Mereka membekukan bakteri dalam etana cair dan memotret dengan mikroskop elektron yang kuat. Gambar baru menunjukkan bagaimana bagian-bagian flagela tersusun dalam sebuah selubung hidrofilik dan mengisyaratkan kemungkinan cara bakteri bergerak dan menembus lendir usus. Temuan ini bisa membantu pengembangan obat yang menargetkan flagela.
Kata-kata sulit
- bakteri — mikroorganisme kecil yang dapat menyebabkan penyakit
- flagela — struktur mirip ekor yang dipakai untuk bergerakflagela ini
- mikroskopi — cara melihat objek kecil dengan alat khusus
- selubung — lapisan yang menutupi bagian dari sesuatu
- hidrofilik — sifat yang menyukai atau menarik air
- lendir — cairan tebal di tubuh yang melindungi permukaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu penting mempelajari cara bakteri bergerak? Mengapa?
- Bagaimana obat yang menargetkan flagela bisa membantu pasien, menurutmu?
- Pernahkah kamu melihat mikroskop? Ceritakan pengalaman singkat.
Artikel terkait
Wabah Kolera Meluas di Semua Negara Bagian Sudan
Wabah kolera yang mulai pada Juli 2024 telah menyebar ke 133 wilayah di semua 18 negara bagian Sudan dengan lebih dari 105,000 kasus dan lebih dari 2,600 kematian. Musim hujan dan perpindahan penduduk memperburuk situasi dan dana darurat dibutuhkan.
Penyintas Kanker Muda Menua Lebih Cepat
Studi baru menemukan penyintas kanker remaja dan dewasa muda menunjukkan penuaan biologis lebih cepat, termasuk perubahan sel dan fungsi otak yang berkaitan dengan memori dan perhatian. Peneliti sedang menguji intervensi seperti olahraga dan nutrisi.