Kolera adalah penyakit bakteri yang mematikan dan menyebabkan sekitar 95,000 kematian setiap tahun. Penyebabnya, Vibrio cholerae, menginfeksi sel-sel pada usus halus dan memakai flagela—struktur seperti ekor—untuk bergerak menuju sel-sel itu. Selama beberapa dekade para ilmuwan mengenal protein pembentuk flagela, tetapi susunan lengkapnya belum jelas.
Peneliti dari Yale melaporkan di Nature Microbiology temuan struktur molekuler flagela pada V. cholerae hidup. Tim mengembangkan pendekatan mikroskopi baru, membuat mutan bakteri dengan protein flagela yang dirancang menyala, lalu membekukan sampel dalam etana cair untuk difoto dengan mikroskop elektron berkekuatan tinggi.
Gambar menunjukkan empat protein flagela terpasang pada posisi spesifik di dalam selubung hidrofilik. Selubung itu menghalangi studi sebelumnya. Peneliti juga menemukan inti flagela mirip bakteri lain, tetapi permukaannya berbeda, yang menunjukkan adaptasi khusus di dalam selubung. Teknik dan gambar baru ini membuka jalan bagi riset lanjutan dan kemungkinan pengembangan obat baru.
Kata-kata sulit
- flagela — struktur seperti ekor pada bakteri untuk bergerak
- selubung hidrofilik — lapisan pelindung yang menyukai atau berinteraksi dengan air
- mikroskopi — cara mengamati objek sangat kecil dengan alat pembesar
- mutan — organisme yang mengalami perubahan pada materi genetik
- etana cair — etana dalam bentuk cair pada suhu sangat rendah
- inti — bagian tengah atau pusat dari suatu struktur
- adaptasi — perubahan supaya lebih cocok dengan lingkungan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana teknik mikroskopi baru dan gambar bisa membantu pengembangan obat untuk kolera?
- Apakah menurut Anda mempelajari struktur flagela penting untuk melawan bakteri? Jelaskan alasan singkat Anda.
- Bagaimana selubung hidrofilik bisa mempengaruhi cara ilmuwan merancang penelitian atau obat?
Artikel terkait
Lemak dalam susu formula bisa memengaruhi hati bayi
Penelitian pada anak babi menunjukkan formula dengan lemak rantai sedang menyebabkan penumpukan lemak di hati lebih cepat dibandingkan lemak rantai panjang. Peneliti menekankan ASI tetap menjadi standar terbaik dan akan melanjutkan studi.
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
Olahraga Lebih Efektif daripada Bubuk Protein untuk Kekuatan Lansia
Studi menemukan suplemen protein saja tidak meningkatkan kekuatan otot pada orang berusia 65 tahun ke atas setelah 24 minggu. Peneliti menyarankan latihan resistensi dan merencanakan penelitian tentang kombinasi olahraga dan protein.