- Kolera adalah penyakit berbahaya bagi banyak orang.
- Penyakit ini menyebabkan kematian di berbagai tempat.
- Penyakit menyerang bagian dalam usus halus manusia.
- Penyebab penyakit bergerak dengan struktur kecil bernama flagela.
- Ilmuwan ingin melihat bagian flagela yang sulit dilihat.
- Sebuah tim mengembangkan cara baru untuk melihat flagela hidup.
- Mereka membekukan dan memotret mikroorganisme dengan mikroskop.
- Gambar baru menunjukkan bagian-bagian flagela berposisi khusus.
- Temuan ini dapat membantu mencari obat baru.
- Penelitian memberi petunjuk untuk studi selanjutnya.
Kata-kata sulit
- kolera — Penyakit infeksi yang berbahaya dan bisa menular.
- flagela — Struktur kecil pada sel untuk bergerak.
- mikroorganisme — Makhluk hidup kecil yang tidak terlihat mata.
- mikroskop — Alat untuk melihat benda sangat kecil.
- usus halus — Bagian dalam saluran pencernaan manusia.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah kamu melihat benda dengan mikroskop?
- Apakah kamu takut penyakit seperti kolera?
- Inginkah kamu belajar tentang mikroorganisme?
Artikel terkait
One Health di Afrika: Kegagalan Koordinasi dan Tantangan Lokal
One Health mendapat dukungan luas, tetapi koordinasi sering gagal di tempat wabah bermula. Kasus di Jelinkon, Ghana, menyorot keterbatasan sumber daya, tata kelola buruk, dan kebutuhan penguatan surveilans serta pendanaan lokal.
Orang tua, organisasi Yunani, dan minum berlebihan di mahasiswa
Studi di jurnal Behavioral Sciences menemukan orang tua yang lebih membolehkan minum terkait dengan mahasiswa yang bergabung dengan fraternity atau sorority dan risiko minum berlebihan. Peneliti menyarankan program pengasuhan dan percakapan tentang risiko.
AI untuk memperbaiki data penyebab kematian
Para peneliti meluncurkan proyek CODA, alat AI tiga tahun yang didanai Gates Foundation untuk memperbaiki data penyebab kematian di negara berpenghasilan rendah. Alat ini dipakai di komunitas dan fasilitas, dan memberi tingkat keyakinan pada rekomendasi.
Mengapa nyeri kronis lebih lama pada wanita
Penelitian menemukan perbedaan pada sel imun bernama monosit yang membuat molekul pereda nyeri (IL-10). Monosit penghasil IL-10 lebih aktif pada pria, terkait hormon seks seperti testosteron, dan ini bisa menjelaskan nyeri yang berlangsung lama pada wanita.