Ilmuwan menemukan sebuah sirkuit tersembunyi di serebelum. Temuan ini dipublikasikan di Nature dan merupakan kolaborasi antara ahli saraf di dua universitas besar.
Para peneliti menjelaskan bahwa ada sinyal kesalahan yang aktif saat gerakan tidak berjalan sesuai rencana. Sinyal ini mengaktifkan sel Purkinje di serebelum dan memicu lonjakan kalsium yang mendukung plastisitas, yaitu perubahan sambungan otak untuk belajar.
Namun sinyal itu juga menyalakan penghambat. Studi menunjukkan otak menyelesaikan masalah ini dengan menonaktifkan penghambat secara singkat, sehingga pembelajaran bisa terjadi. Penelitian memakai mikroskopi elektron, irisan otak, dan perekaman pada tikus hidup.
Kata-kata sulit
- sirkuit — kumpulan koneksi antara sel saraf
- serebelum — bagian otak yang mengatur gerakan dan keseimbangan
- plastisitas — kemampuan sambungan otak berubah untuk belajar
- penghambat — sel atau proses yang mengurangi aktivitas lain
- sinyal kesalahan — informasi dari otak saat tindakan tidak tepat
- lonjakan kalsium — peningkatan cepat ion tertentu dalam sel
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurutmu belajar perlu ada sinyal kesalahan? Mengapa?
- Pernahkah kamu belajar dari kesalahan? Ceritakan satu contoh singkat.
- Mengapa menonaktifkan penghambat secara singkat membantu pembelajaran menurutmu?
Artikel terkait
Tes Skrining Alzheimer Tampil Berbeda pada Perempuan dan Laki‑laki
Penelitian dari Georgia State University menunjukkan tes kognitif standar seperti MMSE mungkin tidak menangkap perubahan otak yang sama pada perempuan dan laki‑laki, terutama pada tahap mild cognitive impairment (MCI). Temuan ini menyarankan interpretasi menurut jenis kelamin.
Stres dan alkohol mengganggu jalur otak yang kontrol kebiasaan
Penelitian menemukan jalur langsung dari pusat stres otak ke dorsal striatum yang memakai CRF untuk mengaktifkan interneuron kolinergik. Alkohol, terutama pada awal penarikan, melemahkan jalur ini dan membuat otak kurang fleksibel.
Peneliti Lacak Pergeseran Aktivitas Otak Tikus Sepanjang Hari
Para peneliti menggabungkan eksperimen dan komputasi pada model tikus untuk melihat bagian otak mana yang aktif sepanjang hari. Temuan menunjukkan pergeseran aktivitas dari bagian dalam ke korteks dan bisa membantu memahami kelelahan.
Molekul Waktu dan Talamus Mengatur Ingatan
Penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa penunjuk waktu molekuler menentukan apakah kesan jangka pendek menjadi ingatan jangka panjang. Tim menemukan peran sentral talamus dan menyebut kemungkinan relevansi untuk penyakit seperti Alzheimer.