Peneliti menggunakan metode di mana peserta mendengar suara mereka sendiri yang diubah secara waktu nyata lewat headphone. Umpan balik yang diubah membuat peserta mengubah cara berbicara, sehingga terjadi pembelajaran gerakan bicara.
Tim lalu menerapkan stimulasi magnetik transkranial (TMS) ke tiga wilayah otak: korteks auditori, korteks somatosensorik, dan korteks motor. Para peneliti menguji seberapa baik peserta mengingat perubahan itu satu hari kemudian.
Hasilnya, gangguan pada area sensorik (auditori atau somatosensorik) membuat retensi menjadi sulit, sedangkan gangguan pada area motor tidak mengurangi ingatan tersebut.
Kata-kata sulit
- umpan balik — suara atau informasi yang dikembalikan ke peserta
- stimulasi — pemberian rangsangan untuk mengubah aktivitas otak
- korteks — lapisan luar otak yang mengatur fungsi tertentu
- auditori — area otak yang memproses suara
- somatosensorik — area otak yang memproses sensasi tubuh
- retensi — kemampuan menyimpan perubahan dalam ingatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perasaanmu jika mendengar suaramu berubah lewat headphone? Jelaskan singkat.
- Mengapa menurutmu gangguan pada area sensorik bisa membuat retensi sulit?
- Apakah menurutmu latihan bicara dengan umpan balik bisa membantu belajar? Mengapa?
Artikel terkait
Transplantasi sel bantu kesehatan jantung setelah cedera sumsum tulang belakang
Para peneliti menguji transplantasi sel pada tikus untuk memperbaiki kontrol saraf atas tekanan darah dan denyut jantung setelah cedera sumsum tulang belakang. Hasil menunjukkan perbaikan saraf, namun respons hormon berlebih tetap ada.
Bakteri Usus Masuk Otak pada Tikus Setelah Diet Berlemak
Peneliti Emory University melaporkan bahwa bakteri dari usus tikus dapat mencapai otak setelah tikus diberi diet tinggi lemak. Studi pada model tikus mengaitkan perubahan mikrobioma, kebocoran penghalang usus, dan jalur lewat saraf vagus.
Pencitraan Otak Menjelaskan PTSD pada Penanggapi WTC
Penelitian dengan pemindaian MRI pada penanggapi World Trade Center menemukan perbedaan struktur otak pada mereka yang punya PTSD. Temuan ini mendukung bukti biologis bahwa trauma memengaruhi integritas saraf dan bisa membantu diagnosis serta perawatan.