Para peneliti NYU mempelajari bagaimana orang dewasa memperlakukan orang tua yang menua dan kerabat lanjut usia. Makalah dipimpin oleh Stacey Gordon dari CHAI dan ditulis bersama Ernest Gonzales; hasilnya diterbitkan di Journal of Gerontological Social Work dan kemudian dibagikan di Futurity. Penulis juga merujuk pada makalah Gordon tahun 2020 yang mendapat lebih dari 5,500 unduhan.
Studi menjelaskan akar ageisme dalam keluarga: norma dan tradisi tentang peran orang tua, stereotip negatif, serta keyakinan keliru. Saudara kandung dan teman dapat menyampaikan bias, dan lansia kadang menginternalisasi gagasan-gagasan itu. Para penulis menyebut efeknya halus tetapi berbahaya karena dapat mengurangi otonomi, kekuasaan, dan harga diri.
Penelitian menawarkan langkah praktis: anggota keluarga diminta mundur sejenak, merefleksikan sikap, dan menunjukkan dukungan yang konsisten. Menurut penulis, kehadiran anggota keluarga yang mendukung dapat berdampak positif pada harapan dan kesehatan lansia.
Kata-kata sulit
- ageisme — prasangka atau diskriminasi karena usia seseorang
- stereotip — gagasan tetap tentang kelompok orang
- menginternalisasi — menerima dan menjadikan suatu gagasan bagian diri
- otonomi — kemampuan membuat keputusan sendiri tanpa kontrol orang lain
- kekuasaan — kekuatan atau wewenang untuk mengendalikan orang atau situasi
- harga diri — perasaan nilai dan percaya pada kemampuan sendiri
- merefleksikan — memikirkan kembali sikap atau tindakan secara hati-hati
- dukungan — bantuan atau perhatian yang diberikan secara berkelanjutan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda melihat sikap stereotip terhadap lansia di keluarga atau komunitas? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
- Bagaimana anggota keluarga bisa menunjukkan dukungan yang konsisten pada lansia? Beri satu atau dua contoh sederhana.
- Apa yang menurut Anda sulit ketika harus mundur sejenak dan merefleksikan sikap terhadap orang tua? Jelaskan beberapa alasan.
Artikel terkait
Kebangkitan Intervision 2025: musik dan politik
Intervision hidup kembali pada September 2025 dan memicu perdebatan tentang hubungan antara musik dan politik. Rusia mengatakan acara itu apolitis, tetapi pengamat dan media melihat kemiripan dengan Eurovision serta reaksi publik di media sosial.
Jeda Singkat di Media Sosial untuk Kurangi Misinformasi
Peneliti dari University of Copenhagen meneliti cara sederhana untuk memperlambat penyebaran misinformasi di media sosial. Mereka menemukan bahwa menambah jeda kecil dan elemen pembelajaran dapat mengurangi pembagian impulsif dan meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan.
Seniman Sahel: Ketahanan dan Kreativitas di Mali, Niger, Burkina Faso
Sebuah film dokumenter oleh Joël Hevi menampilkan para seniman dan pelaku usaha budaya di Mali, Niger, dan Burkina Faso. Film itu menunjukkan kreativitas, ketahanan, dan peran budaya untuk membangun komunitas meski ada risiko keamanan.