Para peneliti NYU mempelajari bagaimana orang dewasa memperlakukan orang tua yang menua dan kerabat lanjut usia. Makalah dipimpin oleh Stacey Gordon dari CHAI dan ditulis bersama Ernest Gonzales; hasilnya diterbitkan di Journal of Gerontological Social Work dan kemudian dibagikan di Futurity. Penulis juga merujuk pada makalah Gordon tahun 2020 yang mendapat lebih dari 5,500 unduhan.
Studi menjelaskan akar ageisme dalam keluarga: norma dan tradisi tentang peran orang tua, stereotip negatif, serta keyakinan keliru. Saudara kandung dan teman dapat menyampaikan bias, dan lansia kadang menginternalisasi gagasan-gagasan itu. Para penulis menyebut efeknya halus tetapi berbahaya karena dapat mengurangi otonomi, kekuasaan, dan harga diri.
Penelitian menawarkan langkah praktis: anggota keluarga diminta mundur sejenak, merefleksikan sikap, dan menunjukkan dukungan yang konsisten. Menurut penulis, kehadiran anggota keluarga yang mendukung dapat berdampak positif pada harapan dan kesehatan lansia.
Kata-kata sulit
- ageisme — prasangka atau diskriminasi karena usia seseorang
- stereotip — gagasan tetap tentang kelompok orang
- menginternalisasi — menerima dan menjadikan suatu gagasan bagian diri
- otonomi — kemampuan membuat keputusan sendiri tanpa kontrol orang lain
- kekuasaan — kekuatan atau wewenang untuk mengendalikan orang atau situasi
- harga diri — perasaan nilai dan percaya pada kemampuan sendiri
- merefleksikan — memikirkan kembali sikap atau tindakan secara hati-hati
- dukungan — bantuan atau perhatian yang diberikan secara berkelanjutan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda melihat sikap stereotip terhadap lansia di keluarga atau komunitas? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
- Bagaimana anggota keluarga bisa menunjukkan dukungan yang konsisten pada lansia? Beri satu atau dua contoh sederhana.
- Apa yang menurut Anda sulit ketika harus mundur sejenak dan merefleksikan sikap terhadap orang tua? Jelaskan beberapa alasan.
Artikel terkait
Mengapa firma elit melatih lalu melepaskan karyawan
Sebuah studi menemukan bahwa firma profesional teratas sering merekrut dan melatih karyawan sebelum membiarkan banyak dari mereka pergi. Pola ini bukan kebetulan; firma menggunakan pergantian untuk memberi sinyal kemampuan dan meningkatkan laba.
Jeda Singkat di Media Sosial untuk Kurangi Misinformasi
Peneliti dari University of Copenhagen meneliti cara sederhana untuk memperlambat penyebaran misinformasi di media sosial. Mereka menemukan bahwa menambah jeda kecil dan elemen pembelajaran dapat mengurangi pembagian impulsif dan meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan.
Film Romantis, Harapan, dan Realitas Hubungan
Dua ahli dari Virginia Tech mengatakan film-film romantis, dari Disney sampai Hallmark, membentuk harapan orang tentang hubungan. Mereka menyorot tren idealisasi, kurangnya keberagaman, dan risiko standar yang tidak realistis terhadap kehidupan nyata.
Creative Australia Kembalikan Perwakilan untuk Biennale Venesia 2026
Creative Australia membalikkan keputusan yang menyingkirkan seniman Khaled Sabsabi dan kurator Michael Dagostino sebagai perwakilan Australia untuk Biennale Venesia 2026 setelah perdebatan publik, sidang Senat, dan tinjauan independen.