PFAS adalah bahan kimia yang dipakai di produk seperti wajan anti-lengket, kain tahan noda, dan busa pemadam kebakaran. Zat ini sulit terurai dan dapat menumpuk di dalam tubuh.
Penelitian melihat orang yang terpapar PFAS lewat air minum tercemar. Para peneliti menemukan orang dengan kadar PFAS lebih tinggi membuat lebih sedikit antibodi saat sistem kekebalan mereka bertemu virus baru. Antibodi ini penting untuk melindungi tubuh dari penyakit.
Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya mengurangi paparan PFAS melalui air minum dan terus memantau kualitas air.
Kata-kata sulit
- bahan kimia — zat yang dibuat atau digunakan dalam industri
- antibodi — protein tubuh yang melawan penyakit dan virus
- kadar — jumlah atau tingkat suatu zat dalam sesuatu
- penelitian — kegiatan untuk mencari tahu fakta atau data
- paparan — kontak dengan zat atau bahan berbahaya
- memantau — mengamati sesuatu secara teratur untuk melihat perubahan
- kualitas — kondisi atau mutu sesuatu, baik atau buruk
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah di rumahmu ada produk seperti wajan anti-lengket atau kain tahan noda? Sebutkan satu.
- Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan PFAS melalui air minum?
- Bagaimana perasaanmu setelah membaca bahwa PFAS bisa menumpuk di dalam tubuh?
Artikel terkait
Sel T di amandel berbeda dari sel di darah
Penelitian menemukan bahwa sel T di amandel memiliki perbedaan penting dibanding sel T dalam darah. Tim peneliti menganalisis jutaan sel dari donor berbagai usia dan merekomendasikan memperhatikan lokasi jaringan saat menilai vaksin dan terapi.
Peneliti Uganda Olah Batang Pisang Jadi Tekstil
Peneliti di Busitema University mengolah batang pisang menjadi serat untuk tekstil, sambungan rambut, dan pembalut. Proyek menghadapi masalah teknis, hukum, dan pasar tapi menunjukkan potensi, termasuk varietas Kayinja yang menjanjikan.
Perban Pintar Lepaskan Antibiotik Hanya saat Bakteri Berbahaya
Peneliti mengembangkan perban berbahan hidrogel yang melepaskan antibiotik hanya ketika enzim dari bakteri berbahaya hadir. Uji laboratorium dan percobaan pada tikus menunjukkan perban selektif dan efektif, menurut studi yang dipublikasikan di Science Advances.