Penelitian yang dipublikasikan di Information, Communication and Society membandingkan 500 mahasiswa sarjana dan salah satu orang tua mereka, total 1.000 peserta. Mahasiswa terdaftar di satu universitas negeri besar di Midwest dan diidentifikasi sebagai penduduk pedesaan berdasarkan kode pos saat pendaftaran. Data dikumpulkan melalui survei tentang keberagaman jaringan pribadi, penggunaan media sosial, dan sikap toleransi. Para peneliti memakai metode jaringan egosentris, yakni fokus pada hubungan seorang individu dan kaitan antar kenalannya.
Hasil mengonfirmasi temuan sebelumnya: berkuliah terkait dengan lebih banyak kenalan yang beragam dan tingkat toleransi sosial yang lebih tinggi. Penggunaan media sosial umumnya terkait dengan jaringan yang lebih luas, lebih beragam, dan dengan penerimaan yang lebih besar terhadap orang berbeda. Media sosial juga mempermudah mempertahankan hubungan lama meski jarak meningkat saat pindah ke universitas.
Namun efek berubah ketika mahasiswa dan orang tua menggunakan platform yang sama. Mahasiswa yang sudah lama di universitas dan berbagi platform dengan orang tua cenderung memiliki jaringan yang kurang beragam dan toleransi yang lebih rendah. Sebaliknya, orang tua yang berbagi platform dengan anak mereka memiliki jaringan yang lebih beragam secara ras dan etnis serta toleransi yang meningkat; orang tua yang tidak berbagi platform melihat jaringan mereka menyusut keberagamannya dari waktu ke waktu. Seperti dikatakan Keith Hampton dari Michigan State University, "Ketika kaum muda pergi ke universitas, jaringan orang tua dapat menjadi kurang beragam secara ras dan etnis... Namun berbagi platform media sosial dengan anak mereka tampaknya sebagian mengimbangi penurunan ini." Para peneliti menyatakan bahwa berbagi media sosial mungkin membantu orang tua membentuk koneksi baru dan meruntuhkan ruang gema, tetapi dampak jangka panjang masih belum diketahui dan mungkin memengaruhi komunitas pedesaan.
Kata-kata sulit
- keberagaman — keadaan memiliki variasi jenis atau asalkeberagamannya
- jaringan — kumpulan hubungan sosial atau kenalan seseorangjaringan pribadi
- egosentris — fokus pada diri sendiri atau perspektif pribadi
- toleransi — sikap menerima perbedaan orang laintoleransi sosial
- ruang gema — lingkungan komunikasi yang mengulang pendapat serupa
- mengimbangi — menetralisir atau mengurangi efek negatif sesuatu
- meruntuhkan — menghapus atau melemahkan struktur atau batasan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa berbagi platform media sosial mungkin membantu orang tua membentuk koneksi baru? Berikan contoh.
- Apa kemungkinan dampak jangka panjang jika keberagaman jaringan orang tua di komunitas pedesaan menurun?
- Langkah apa yang bisa diambil universitas atau keluarga untuk menjaga agar jaringan mahasiswa dan orang tua tetap beragam?
Artikel terkait
Connie Nshemereirwe: Sains, Pendidikan, dan Kolaborasi di Afrika
Connie Nshemereirwe, spesialis pengukuran pendidikan dan mantan insinyur, mengajak penelitian di Afrika tumbuh dari akar rumput dan memperkuat hubungan antarilmuwan di global Selatan. Ia juga membahas komunikasi sains dan dampak penutupan sekolah selama pandemi.
Program Pendapatan Dasar di St. Louis Tingkatkan Keamanan Ekonomi
Penelitian dari St. Louis menunjukkan pembayaran tunai rutin tanpa pembatasan meningkatkan keamanan ekonomi, kesehatan kredit, dan kualitas hidup keluarga berpenghasilan rendah. Program memberikan $500 per bulan selama 18 bulan kepada keluarga dengan anak sekolah.
Bagaimana Kongres Bereaksi di Media Sosial Setelah Penembakan Massal
Studi menganalisis posting anggota Kongres di X selama dua tahun dan menemukan perbedaan besar antara dua partai. Demokrat cenderung menulis tentang senjata segera setelah penembakan, sedangkan Republik jarang menunjukkan respons serupa.
Kesenjangan Pendidikan dan Akses Digital di Chiapas
Di dataran tinggi Chiapas, kemiskinan, tuna aksara, dan akses internet yang rendah membatasi peluang pendidikan bagi perempuan muda. Beberapa program seperti Low‑Tech dan Tecnolochicas menunjukkan kemajuan, tetapi dukungan jangka panjang masih diperlukan.