LingVo.club
Level
Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025 — Level B2 — a flag flying in the air with a sky background

Kasus Pelanggaran Lingkungan di Republik Dominika hingga September 2025CEFR B2

17 Nov 2025

Level B2 – Menengah-atas
6 mnt
325 kata

Hingga September 2025, 118 perkara pelanggaran Undang-Undang 64-00 tentang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam telah masuk ke pengadilan. Peningkatan laporan mencerminkan kesadaran publik yang lebih besar, dan langkah penegakan kini melibatkan Cabang Yudisial, Kementerian Lingkungan Hidup, SENPA (National Environmental Protection Service), serta Kantor Kejaksaan Khusus untuk Perlindungan Lingkungan.

Pasal 175 mendefinisikan tindak pidana seperti perusakan kawasan terlindungi, penebangan pohon di zona rapuh, perburuan serta perdagangan spesies terlindungi, penggunaan bahan peledak atau racun terhadap satwa, dan pembuangan zat beracun ke air atau udara. Data SENPA antara 2020 dan pertengahan 2025 menunjukkan skala masalah: 9,350 tindak pidana penebangan, 2,620 kasus pembuangan sementara dan pencemaran air, serta penyitaan besar berupa 63,613 unit pasir, 16,449 karung batu bara, dan 416,087 potong kayu. SENPA memimpin 165,514 operasi lingkungan, dengan tahun 2024 menyumbang 22 persen dari semua operasi.

Pada enam bulan pertama 2025 tercatat sekitar 10,940 patroli keamanan dan pengendalian, serta 1,161 kendaraan disita. Material yang disita didokumentasikan lalu diserahkan untuk evaluasi, pemusnahan hukum, atau penggunaan ulang dalam program kelembagaan. Pengaduan umum datang melalui aplikasi Green Line, telepon, WhatsApp, atau pengaduan langsung; penghubung provinsi dan teknisi meninjau laporan, dan kunjungan awal biasanya memerlukan 10–15 hari kerja. Pelapor dapat tetap anonim dan memeriksa status dengan kode unik.

Beberapa tindakan terakhir menunjukkan hasil konkret: pada 7 Juli 2025 ada tuduhan perusakan sarang penyu yang terkait dengan Hotel Sirenis dan Matute Hotel Group dan otoritas merekomendasikan sanksi administratif, penghentian kegiatan sampai ada rencana pemulihan pesisir, serta rujukan ke lembaga khusus. Pada 3 September sebuah restoran, Pescadería L&R, diperiksa dan disita 28 pound parrotfish serta 15 pound conch karena penjualan saat masa tutup; kegiatan dihentikan dan kasus dirujuk untuk proses yudisial. Pada Februari 2025 inspeksi di Río Verde mengonfirmasi pembuangan tercemar dari peternakan babi yang melanggar Pasal 82 Undang-Undang Lingkungan.

  • Pelaporan umum: penebangan ilegal dan ekstraksi pasir.
  • Pencemaran udara dan suara dari bengkel serta pembangkit listrik.
  • Perburuan, penangkapan ikan, dan perdagangan spesies terlindungi.
  • Pembakaran kawasan terlindungi dan pembangunan ilegal.

Kata-kata sulit

  • kawasanarea yang dilindungi oleh hukum lingkungan
  • penegakantindakan untuk melaksanakan aturan atau hukum
  • penyitaanpengambilan barang bukti oleh pihak berwenang
  • pemusnahanpenghancuran barang yang melanggar hukum
  • ekstraksipengambilan sumber daya dari alam
  • pengaduanlaporan masalah kepada pihak berwenang
  • rujukanpengiriman kasus ke pihak lain untuk ditindaklanjuti

Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.

Pertanyaan diskusi

  • Bagaimana kemungkinan pelapor yang dapat tetap anonim memengaruhi jumlah laporan dan efektivitas penegakan? Jelaskan alasanmu.
  • Apakah sanksi administratif dan penghentian kegiatan menurut teks bisa efektif mencegah kerusakan lingkungan? Berikan contoh atau alasan.
  • Apa peran aplikasi seperti Green Line dalam proses pelaporan menurut teks, dan apa keuntungan serta keterbatasan metode pelaporan ini?

Artikel terkait