Penelitian baru menunjukkan bahwa beberapa obat kemoterapi juga mengaktifkan pertahanan tubuh. Tim meneliti agen bernama Compound 1. Pada model praklinis, Compound 1 menyebabkan penumpukan spesies oksigen reaktif di sel kanker. Sel yang dirawat melepaskan sinyal yang biasanya terlihat saat infeksi virus; ini disebut peniruan virus.
Para ilmuwan menemukan bahwa ketika sel kanker yang telah dipretreat disuntikkan ke model praklinis, sistem kekebalan bereaksi seolah ada virus dan menyingkirkan sel itu. Reaksi ini juga membuat tubuh siap menyerang sel kanker lain, termasuk yang belum dirawat. Peneliti akan menyaring obat kemoterapi yang ada dan menguji kombinasi dengan imunoterapi untuk menemukan jadwal dan dosis yang lebih baik.
Kata-kata sulit
- kemoterapi — pengobatan kanker dengan obat kimia
- penumpukan — terkumpulnya sesuatu dalam jumlah lebih banyak
- spesies oksigen reaktif — molekul oksigen yang merusak sel tubuh
- peniruan virus — sinyal yang mirip infeksi virus
- sistem kekebalan — bagian tubuh yang melawan penyakit dan infeksi
- imunoterapi — perawatan yang menggunakan sistem kekebalan tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu setuju peneliti harus menguji kombinasi kemoterapi dan imunoterapi? Jelaskan satu alasan singkat.
- Menurutmu, apa keuntungan jika sistem kekebalan menyingkirkan juga sel kanker yang belum dirawat?
Artikel terkait
AI Mempercepat Diagnostik Medis di Sub-Sahara Afrika
Kecerdasan buatan kini dipakai untuk diagnosis cepat di beberapa bagian sub-Sahara Afrika, termasuk deteksi malaria dan interpretasi rontgen. Proyek awal menunjukkan pengurangan pemberian antibiotik tidak tepat dan komplikasi malaria, namun regulasi dan privasi tetap penting.