Sebuah tim peneliti memeriksa hubungan antara kebiasaan tidur dan tanda-tanda penuaan otak menggunakan data dari lebih dari 23.000 orang dewasa paruh baya dan lanjut usia. Peserta mengisi kuesioner awal pada 2006–2010 mengenai beberapa perilaku tidur, lalu menjalani pemindaian MRI kira-kira sembilan tahun kemudian.
Pemindaian mengukur volume lesi materi putih, yaitu area kerusakan otak yang dapat berkembang seiring usia dan dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia, termasuk penyakit Alzheimer. Awalnya semua lima perilaku tidur menunjukkan hubungan dengan volume lesi yang lebih besar.
Namun setelah peneliti menyesuaikan hasil untuk faktor kesehatan pembuluh darah dan gaya hidup—misalnya tekanan darah tinggi, merokok, dan kurang aktivitas fisik—tiga perilaku tetap berkaitan dengan volume lesi: tidur di luar rentang yang direkomendasikan, sering tidur siang, dan kesulitan tidur. Mendengkur dan tertidur tanpa sengaja di siang hari tidak lagi terkait setelah penyesuaian tersebut.
Kata-kata sulit
- peneliti — orang yang melakukan studi dan analisis ilmiah
- kebiasaan tidur — cara seseorang biasa tidur setiap malam atau hari
- lesi materi putih — area kerusakan pada jaringan putih otak
- pemindaian MRI — pemeriksaan gambar otak menggunakan MRI
- menyesuaikan — mengubah hasil untuk memperhitungkan faktor lain
- pembuluh darah — saluran dalam tubuh yang membawa darah
- demensia — gangguan kemampuan berpikir dan ingatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda sering tidur siang, atau justru kesulitan tidur di malam hari? Jelaskan singkat kebiasaan Anda.
- Mengapa menurut Anda peneliti menyesuaikan hasil untuk faktor kesehatan pembuluh darah dan gaya hidup? Berikan satu alasan.
- Jika ingin menjaga kesehatan otak, tindakan apa terkait tidur yang menurut Anda penting untuk dilakukan?
Artikel terkait
Ilmuwan Afrika Selatan Kembangkan Biosensor untuk Deteksi Dini
Di Pertemuan Nobel Laureate Lindau, ilmuwan Jaymi Leigh January memaparkan biosensor generasi berikutnya yang memakai nanoteknologi untuk mendeteksi biomarker penyakit seperti TB, kanker, dan virus. Ia ingin alat ini menjadi portabel dan terjangkau untuk klinik lokal.
Terapi Alternatif Terkait Kelangsungan Hidup Kanker Payudara
Sebuah studi menemukan penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) terkait dengan penurunan kelangsungan hidup pasien kanker payudara. Analisis data lebih dari 2 juta pasien menunjukkan risiko kematian lebih tinggi pada pengguna CAM saja dan pada kombinasi terapi.
Suara dan pemandangan alam kurangi stres di kota
Sebuah studi menunjukkan pemandangan dan suara alam memberi manfaat kesehatan mental dibanding lingkungan perkotaan bising. Partisipan duduk dengan headphone di jalur alam atau area kota dan mendengar kicauan burung atau suara lalu lintas.
Pencitraan Otak Menjelaskan PTSD pada Penanggapi WTC
Penelitian dengan pemindaian MRI pada penanggapi World Trade Center menemukan perbedaan struktur otak pada mereka yang punya PTSD. Temuan ini mendukung bukti biologis bahwa trauma memengaruhi integritas saraf dan bisa membantu diagnosis serta perawatan.