Olahraga musim dingin membawa risiko tambahan: suhu rendah, permukaan licin, penglihatan berkurang, dan peralatan yang tajam. Aktivitas berkecepatan tinggi seperti ski dan snowboard menyebabkan banyak cedera; data 2018 dari US Consumer Product Safety Commission menunjukkan kedua olahraga itu menyumbang hampir 65% dari cedera musim dingin.
Untuk mengurangi risiko, gunakan peralatan yang pas dan pakaian yang hangat namun bisa bergerak. Pemanasan sebelum turun ke lintasan membantu menjaga suhu tubuh. Contoh pemanasan sederhana termasuk ayunan kaki, squat, jumping jacks, dan peregangan ringan.
Kenali kondisi fisik sendiri, jangan berlebihan pada medan sulit, dan beri waktu istirahat saat pulih dari cedera.
Kata-kata sulit
- risiko — kemungkinan terjadi hal buruk atau bahaya
- permukaan — bagian luar yang rata atau tidak rata
- penglihatan — kemampuan melihat dengan mata seseorang
- peralatan — alat atau perlengkapan yang dipakai untuk aktivitas
- pemanasan — gerakan ringan sebelum olahraga supaya otot siap
- lintasan — jalur atau tempat untuk meluncur saat olahraga
- cedera — luka atau kerusakan pada tubuh karena kecelakaan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah melakukan pemanasan sebelum berolahraga? Ceritakan singkat.
- Bagaimana cara kamu memilih peralatan yang pas untuk olahraga?
- Mengapa menurutmu istirahat penting setelah cedera?
Artikel terkait
Varian Gen Tingkatkan Risiko Gagal Jantung pada Anak dengan Miokarditis
Studi menemukan varian genetik lebih sering pada anak yang mengembangkan kardiomiopati dilatasi setelah miokarditis dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini mendukung pemeriksaan genetik dan tindakan klinis pada anak dengan miokarditis dan gagal jantung.
20 Menit Olahraga Dua Kali Seminggu Bisa Memperlambat Demensia
Studi Texas A&M menemukan 20 menit olahraga dua kali seminggu mungkin memperlambat perkembangan demensia pada orang dewasa yang lebih tua. Analisis memakai data Health and Retirement Study Core 2012–2020 dengan 9.714 peserta.
Panas dan lembap saat kehamilan kurangi pertumbuhan anak
Penelitian menemukan panas yang lembap selama kehamilan berdampak lebih buruk pada pertumbuhan anak dibandingkan panas saja. Studi menggunakan metrik WBGT dan mengaitkan data cuaca dengan catatan kesehatan untuk menilai paparan pranatal di Asia Selatan.