Kelompok peneliti melaporkan di Science Advances bahwa vaksin gabungan sekali suntik menunjukkan respons antibodi yang melindungi pada tikus, ferret, dan cotton rat. Vaksin ini menargetkan tiga virus pernapasan utama: influenza, SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19), dan RSV.
Tim memakai platform CoPoP yang menyampaikan lima protein virus dalam satu suntikan: tiga protein influenza ditambah protein dari SARS-CoV-2 dan RSV. Untuk meningkatkan potensi, formulasi ini mengandung adjuvan PHAD dan QS-21.
CoPoP adalah nanopartikel kecil yang terbuat dari kobalt dan porfirin dengan selubung fosfolipid, dan protein dipasang pada nanopartikel lewat tag histidin (his-tag) yang berikatan dengan ion kobalt. Karena memakai protein virus, pendekatannya berbeda dari vaksin mRNA. Penulis korespondensi Jonathan Lovell menyatakan respons antibodi setara dengan vaksin yang menargetkan satu virus saja, dan rekan penulis Bruce Davidson mencatat sekali suntik tahunan dapat meningkatkan cakupan imunisasi.
Studi belum menemukan bukti interferensi imun, tetapi para peneliti menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memeriksa interaksi halus antar komponen dan berbagai kondisi dosis. Sebelumnya CoPoP mendukung kandidat vaksin COVID-19 yang masuk uji klinis fase 2 dan 3 di Korea Selatan dan Filipina, dalam kerja sama dengan POP Biotechnologies dan EuBiologics. Penelitian ini didukung oleh National Institutes of Health dan hibah dari McGill University.
Kata-kata sulit
- antibodi — protein tubuh yang melawan virus dan bakteri
- adjuvan — bahan yang memperkuat reaksi kekebalan tubuh
- nanopartikel — partikel sangat kecil berukuran nanometer
- formulasi — campuran bahan yang dibuat untuk obat
- menargetkan — mengarah pada sesuatu untuk dicapai atau disasar
- interferensi imun — gangguan pada respons kekebalan tubuh terhadap vaksin
- cakupan — jumlah atau persentase orang yang mendapat perlindungan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apa keuntungan dan kerugian menurut Anda dari vaksin sekali suntik yang menargetkan beberapa virus sekaligus?
- Bagaimana vaksin gabungan seperti ini bisa memengaruhi kebiasaan imunisasi tahunan di negara Anda?
- Teks menyebut perlu penelitian lebih lanjut tentang interaksi komponen dan dosis. Mengapa pemeriksaan itu penting menurut Anda?
Artikel terkait
Pemblokiran TNF-α setelah operasi bisa perpanjang nyeri
Sebuah studi pada tikus menemukan bahwa menghambat TNF-α segera setelah operasi kadang memperlambat pemulihan dan membuat nyeri bertahan lebih lama. Peneliti mengatakan ini tidak berarti semua obat antiinflamasi harus dihentikan.
Studi: Video Game Bisa Membantu Mengelola Stres
Penelitian dari Boston University menunjukkan banyak pemain menggunakan video game untuk mengatasi stres dan mengatur emosi. Studi ini mensurvei mahasiswa tentang kebiasaan bermain, alasan bermain, dan perasaan sebelum/durasi/setelah bermain.
CPHIA 2025 di Durban: Kemandirian Kesehatan Afrika
Konferensi CPHIA 2025 berkumpul di Durban untuk membahas kemandirian kesehatan Afrika, termasuk rencana manufaktur vaksin yang dipimpin Africa CDC dan isu tekanan pendanaan. Pertemuan berlangsung sebelum pertemuan Menteri Kesehatan G20.
Bahan Aktif Pestisida yang Dilarang di UE Dipakai di Amerika Latin
Sebuah studi menemukan hampir separuh bahan aktif pestisida yang disetujui untuk tanaman utama di delapan negara Amerika Latin dilarang atau tidak disetujui di Uni Eropa. Penulis minta larangan dan pengawasan lebih kuat.