Analisis yang dipublikasikan di Proceedings of the Royal Society B membandingkan persetujuan pestisida pada tanaman utama di delapan negara Amerika Latin dengan aturan Uni Eropa. Sampai Desember 2020 para peneliti menemukan 523 bahan aktif yang disetujui untuk sepuluh tanaman, dan 256 di antaranya (48.9 persen) dilarang atau tidak diotorisasi di UE. Contoh yang disebut adalah acetochlor, bifenthrin dan carbendazim.
Penulis menunjukkan perbedaan regulasi yang besar: Costa Rica melaporkan 140 bahan semacam itu, Mexico 135, Brazil 115, Argentina 106 dan Chile 99. Mereka juga mencatat bahwa tanaman dengan produksi dan nilai ekspor tertinggi—seperti kedelai, jagung, gandum dan padi—mengandung konsentrasi lebih tinggi zat yang tidak diizinkan di UE.
Studi memperingatkan risiko langsung bagi pekerja pedesaan dan komunitas sekitar, serta paparan tidak langsung lewat residu pada makanan, air, udara dan tanah. Penelitian dari Paraná, Brasil, mengaitkan paparan kerja kronis dengan tumor payudara yang lebih agresif pada perempuan yang bekerja di lahan kedelai dan jagung. Sebuah studi 2024 juga mendeteksi pestisida dalam air susu ibu di sedikitnya sepuluh negara Amerika Latin, dan Rafael Junqueira Buralli dari University of Se3o Paulo mengatakan senyawa ini dapat menumpuk dan menyebabkan gangguan hormonal, infertilitas atau kanker.
Untuk mengurangi risiko, para penulis merekomendasikan larangan segera atas produksi, penjualan dan penggunaan bahan aktif yang diklasifikasikan sangat berbahaya; penguatan sistem pengelolaan risiko lokal dan regional; serta pembaruan protokol persetujuan dan pemantauan. Mereka menilai perjanjian perdagangan bebas yang ditandatangani pada Januari antara Mercosur dan UE dapat membantu memperkenalkan standar yang membatasi penggunaan zat semacam itu.
- Kedelai
- Jagung
- Padi
- Tebu
- Gandum
- Apel
- Alpukat
- Kopi
- Bunga matahari
- Anggur
Kata-kata sulit
- pestisida — bahan kimia untuk membunuh hama tanaman
- bahan aktif — komponen kimia utama dalam pestisida
- otorisasi — izin resmi untuk menggunakan atau menjualdiotorisasi
- residu — sisa bahan kimia yang tertinggal pada makanan
- paparan — kontak atau terpapar bahan berbahaya
- menumpuk — berkumpul dalam jumlah lebih tinggi di tubuh
- pengelolaan risiko — cara mengurangi dan mengatur bahaya
- protokol — aturan atau prosedur formal untuk tindakan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana perjanjian perdagangan bebas antara Mercosur dan UE bisa membantu membatasi penggunaan bahan berbahaya menurut artikel?
- Langkah apa yang menurut Anda paling penting untuk melindungi pekerja pedesaan dari paparan pestisida? Beri alasan.
- Apa dampak residu pestisida pada makanan dan lingkungan yang disebutkan artikel? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Antibodi Tambahan Bisa Perkuat Vaksin Influenza
Penelitian baru menemukan bahwa menambahkan antibodi tertentu—termasuk terhadap neuraminidase dan bagian HA—dapat membuat vaksin influenza lebih kuat dan mengurangi penularan. Studi ini mengikuti rumah tangga di Nicaragua dan dipublikasikan di Nature Communications.
PAHO Terbitkan Panduan untuk Mengobati Tungiasis
PAHO menerbitkan panduan berbasis bukti untuk pengobatan tungiasis. Panduan merekomendasikan dimethicone viskositas rendah, menentang pencabutan manual tidak aseptik, dan mengingatkan perlunya tindakan klinis, komunitas, dan lingkungan.
Salmonella kebal obat mencemari makanan anak di Karamoja
Studi peer-reviewed menemukan hampir setengah makanan dan air untuk anak di bawah lima tahun di Karamoja tercemar Salmonella yang kebal obat. Resistensi tinggi terhadap azithromycin dan kondisi sanitasi yang buruk memperparah malnutrisi dan diare.
H5N1 Menyebar pada Burung Nasar Hitam di AS
Peneliti University of Georgia menemukan virus influenza burung H5N1 pada banyak bangkai nasar hitam yang dikumpulkan pada 2022–2023. Studi memperingatkan peredaran sepanjang tahun, risiko mutasi, dan ancaman bagi burung langka seperti condor.