Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neuropsychopharmacology meneliti apakah tikus memakai ganja untuk mengatasi stres. Tim dari Washington State University memprofil perilaku tikus, termasuk sosial, kognisi, dan respons terhadap rangsangan.
Selama pengamatan, setiap tikus diberi kesempatan menekan port uap untuk mendapatkan semburan uap ganja selama beberapa detik. Peneliti mencatat jumlah dorongan hidung tiap hari dan mengukur hormon stres dasar (kortikosteron). Hasil menunjukkan tikus dengan hormon stres dasar lebih tinggi cenderung mengonsumsi ganja sendiri.
Kata-kata sulit
- perilaku — cara bertindak atau reaksi makhluk hidup
- mengatasi — menyelesaikan masalah atau mengurangi kesulitan
- pengamatan — proses melihat dan mencatat sesuatu dengan teliti
- kortikosteron — hormon yang terkait reaksi stres pada hewan
- cenderung — mempunyai kecenderungan melakukan sesuatu lebih sering
- rangsangan — sesuatu yang memicu reaksi atau respons tubuh
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa peneliti mengukur hormon stres pada tikus?
- Pernahkah kamu merasa stres dan ingin sesuatu untuk mengurangi stres? Apa yang kamu lakukan?
Artikel terkait
Otak dan suara: mengapa anjing laut bisa meniru
Studi yang diterbitkan di Science dan dipimpin oleh Emory University serta New College of Florida menemukan jalur saraf pada otak yang menjelaskan mengapa beberapa anjing laut mampu mengontrol dan meniru suara, sementara anjing liar biasanya tidak.
Kekhawatiran tentang Polisi dan Risiko Jantung pada Perempuan Kulit Hitam
Studi menemukan hubungan antara kekhawatiran tentang kebrutalan polisi—terutama khawatir soal anak—dengan penanda risiko kardiovaskular pada perempuan kulit hitam di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pengukuran ketebalan intima-media karotis sebagai indikator risiko.