Tim peneliti memeriksa anatomi vokal kuda, rekaman suara, dan catatan klinis untuk menjelaskan teka-teki whinny. Mereka menemukan frekuensi rendah berasal dari getaran pita suara, mekanisme yang sama seperti pada manusia, sedangkan frekuensi tinggi berasal dari sebuah "peluit laring" di dalam laring.
Untuk menguji mekanisme itu, mereka melakukan percobaan dengan laring yang diangkat dan mengganti aliran udara antara udara biasa dan helium. Karena suara bergerak berbeda dalam helium, bagian peluit bergeser ke frekuensi lebih tinggi, sedangkan getaran pita suara tidak berubah. Hasil ini mendukung model dua sumber suara pada whinny.
Penelitian juga menyebutkan kuda Przewalski menunjukkan biphonation serupa, sementara kerabat jauh seperti keledai dan zebra tampak tidak memilikinya, menandai adaptasi unik pada kuda.
Kata-kata sulit
- anatomi — susunan bagian tubuh atau struktur organ
- frekuensi — berapa kali gelombang atau getaran terjadi
- pita suara — jaringan di laring yang bergetar saat berbunyi
- peluit laring — bagian laring yang menghasilkan suara bernada tinggi
- laring — bagian tenggorokan tempat suara dihasilkan
- biphonation — suara dengan dua frekuensi atau sumber berbeda
- adaptasi — perubahan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana eksperimen dengan laring yang diangkat dan helium membantu menjelaskan adanya dua sumber suara?
- Mengapa kamu pikir adaptasi biphonation bisa muncul hanya pada kuda dan bukan pada keledai atau zebra?
- Pernahkah kamu mendengar suara hewan yang terdengar seperti dua nada sekaligus? Ceritakan pengamatanmu dan apa yang kamu pikir terjadi.
Artikel terkait
Molekul Baru dari Bakteri Terumbu Karang
Ekspedisi Tara Pacific mengumpulkan ribuan sampel terumbu karang dan menemukan banyak bakteri baru yang menghasilkan metabolit bioaktif. Penelitian menunjukkan potensi obat dan produk industri, namun menekankan pentingnya konservasi terumbu karang.
Peradangan Kaitan dengan Pilihan Bersosialisasi di Media Sosial
Studi menemukan orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung berinteraksi lewat media sosial daripada bertemu langsung. Penelitian dipimpin oleh David Lee dari University at Buffalo dan dipublikasikan di Scientific Reports.