Penelitian menemukan hubungan antara peradangan dan cara orang bersosialisasi. Orang dengan peradangan lebih tinggi cenderung menggunakan media sosial untuk berinteraksi daripada bertemu langsung.
Peneliti mengukur peradangan dengan protein C-reaktif (CRP) dalam darah dan melihat waktu layar ponsel peserta untuk penggunaan media sosial. Hasilnya lebih kuat pada orang yang cenderung introvert dan mudah cemas.
Kata-kata sulit
- peradangan — reaksi tubuh terhadap luka atau infeksi
- bersosialisasi — berinteraksi atau bergaul dengan orang lain
- cenderung — lebih sering memilih atau melakukan sesuatu
- protein C-reaktif — protein dalam darah yang menunjukkan peradangan
- introvert — orang yang lebih nyaman sendiri atau pendiam
- cemas — merasa khawatir atau gelisah tentang sesuatu
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda lebih suka berinteraksi lewat media sosial atau bertemu langsung? Mengapa?
- Pernahkah Anda merasa cemas lalu memilih media sosial daripada bertemu orang? Ceritakan singkat.
- Bagaimana Anda biasanya mengurangi rasa cemas saat harus bertemu orang baru?
Artikel terkait
Beberapa Generasi di AS Alami Kematian Lebih Tinggi
Studi baru menelaah akta kematian di Amerika Serikat selama beberapa dekade dan menemukan bahwa beberapa kohor lahir mengalami mortalitas lebih tinggi. Penyebabnya kompleks, termasuk overdosis, bunuh diri, alkohol, dan lambatnya perbaikan penyakit jantung.
Kehadiran Manusia Mengubah Perilaku Hewan Liar
Studi global menemukan hewan liar mengubah perilaku bukan hanya karena perusakan habitat, tetapi juga karena kehadiran manusia. Penelitian memakai GPS, data ponsel, dan satelit, lalu mendapati sebagian besar spesies bereaksi saat orang hadir.