Para peneliti mempelajari anatomi laring, catatan klinis, dan rekaman suara untuk menguji bagaimana whinny kuda dibuat. Mereka menemukan dua sumber nada: nada rendah dari getaran pita suara dan nada tinggi dari peluit di laring.
Untuk membuktikan hal itu, tim menggunakan laring yang diangkat dari kuda yang mati dan meniupkan udara serta helium. Saat helium digunakan, bagian frekuensi tinggi naik, sementara frekuensi rendah tetap sama. Temuan ini menunjukkan kuda bisa menghasilkan dua frekuensi sekaligus.
Kata-kata sulit
- anatomi — struktur bagian tubuh, bentuk dan susunan organ
- laring — bagian tenggorokan yang membantu menghasilkan suara
- pita suara — jaringan di tenggorokan yang bergetar menghasilkan suara
- getaran — gerakan cepat maju mundur yang menimbulkan suara
- frekuensi — jumlah getaran setiap detik pada suarafrekuensi tinggi, frekuensi rendah
- peluit — bunyi tajam dan sangat tinggi di saluran suara
- helium — gas ringan yang membuat suara frekuensi tinggi berubah
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa tim menggunakan helium dalam eksperimen?
- Pernahkah kamu mendengar suara kuda yang memiliki nada berbeda? Ceritakan singkat.
- Bagaimana menurutmu eksperimen dengan laring diangkat membantu menjelaskan suara kuda?
Artikel terkait
Kerala tetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi
Kerala menetapkan Bacillus subtilis sebagai mikroba resmi untuk menyoroti potensi mikroba bagi kesehatan, pertanian, lingkungan, dan ketangguhan iklim. Langkah ini terkait dengan Centre of Excellence in Microbiome yang mempelajari pemanfaatan mikroba tersebut.
Ilmuwan Afrika Selatan Pantau Kualitas Udara Waktu Nyata dengan Metode Fisika Partikel
Ilmuwan di Afrika Selatan mengadaptasi metode fisika partikel untuk sistem AI_r yang memantau kualitas udara waktu nyata menggunakan sensor murah, IoT, dan kecerdasan buatan. Proyek memasang 500 sensor di Sedibeng tahun depan dan mendapat dukungan internasional.
Dua Sistem Terinspirasi Alam untuk Menjaga Panel Surya dari Debu
Peneliti Mesir mengembangkan dua sistem terinspirasi alam untuk membersihkan debu gurun dari panel surya. Satu sistem pakai getaran listrik dan lapisan nano, dan satu lagi digerakkan angin; uji lapang menunjukkan pengurangan kehilangan output.