Di distrik Mbarara, Western Uganda, peternak Susan Ddamulira merawat kawanan besar tanpa kunjungan dokter hewan selama empat tahun. Ia dan banyak petani kecil memberi obat cepat saat muncul gejala untuk menghindari kerugian mendadak. Pemeriksaan veteriner kadang dikenai biaya lebih dari 100,000 Ugandan shillings, sehingga petani sering bertindak sendiri.
Petani memakai antibiotik untuk pencegahan, pengobatan, dan sebagai perangsang pertumbuhan. Mereka mencampur obat ke dalam air atau pakan dan terkadang memberi dosis lebih rendah atau versi yang lebih murah. Praktik ini, bersama kemiskinan dan regulasi yang lemah, mendorong meningkatnya resistensi antimikroba yang memengaruhi hewan dan kesehatan manusia. One Health Hub di CABI menempatkan masalah ini sebagai prioritas penelitian.
Kata-kata sulit
- peternak — orang yang memelihara hewan untuk dijual atau makan
- veteriner — dokter yang memeriksa dan merawat hewan
- antibiotik — obat untuk melawan infeksi bakteri pada makhluk hidup
- resistensi — ketidakmampuan obat lagi membunuh mikroba penyebab penyakit
- perangsang pertumbuhan — zat yang mempercepat naiknya berat badan hewan
- regulasi — aturan resmi yang mengatur tindakan atau kegiatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Bagaimana biaya pemeriksaan yang tinggi mempengaruhi keputusan petani?
- Langkah sederhana apa yang bisa dilakukan petani untuk mengurangi penggunaan antibiotik?
- Apakah menurutmu resistensi antimikroba berbahaya bagi orang di sekitar peternakan? Mengapa?
Artikel terkait
Internet Kurangi Kesepian pada Perawat Lansia
Penelitian di JMIR Aging menemukan bahwa penggunaan internet yang lebih sering berkaitan dengan tingkat kesepian yang lebih rendah pada perawat informal usia lanjut. Studi menganalisis 3,957 peserta dari California Health Interview Survey 2019-2020.