Banyak orang mengalami nyeri leher setelah berjam-jam menatap ponsel dan layar komputer. Para ahli menyebut kondisi ini "tech neck". Kondisi terjadi saat orang mendorong kepala ke depan sehingga otot leher dan bahu bekerja terus-menerus untuk menahan kepala.
Ketidaknyamanan awal meliputi sakit kepala, susah fokus, dan hilangnya waktu kerja. Jika berlangsung lama, pembungkukan dapat memengaruhi tulang belakang dan saraf di sekitarnya; beberapa orang merasakan kesemutan atau masalah keseimbangan dan aktivitas otot.
Para ahli menyarankan perbaikan postur: duduk dengan sudut 90 derajat pada pergelangan kaki, lutut, pinggul, dan siku; menopang ponsel atau menaikkan laptop; menggunakan keyboard jarak jauh; serta berganti posisi setiap 20 menit. Peregangan dan latihan sederhana dapat membantu mengurangi gejala.
Kata-kata sulit
- nyeri — rasa sakit atau ketidaknyamanan pada tubuh
- postur — posisi tubuh saat duduk atau berdiri
- pembungkukan — posisi punggung yang melengkung terus-menerus
- saraf — jaringan yang membawa sinyal antara tubuh dan otak
- kesemutan — rasa seperti ditusuk atau kebas pada bagian tubuh
- menopang — mendukung atau menahan agar tidak jatuh
- peregangan — gerakan ringan untuk melenturkan otot
- gejala — tanda atau bukti adanya masalah kesehatan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah Anda pernah merasakan nyeri leher setelah menggunakan ponsel atau komputer? Jelaskan kapan dan apa yang Anda lakukan.
- Bagaimana Anda bisa menerapkan saran berganti posisi setiap 20 menit dalam pekerjaan atau belajar?
- Peregangan atau latihan apa yang menurut Anda mudah dilakukan setiap hari untuk mencegah gejala ini?
Artikel terkait
Pil KB Kombinasi dan Perubahan Pola Makan
Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan hubungan antara pil kontrasepsi oral kombinasi monophasik dan peningkatan makan berlebihan yang terkait emosi. Peneliti mengamati pola makan wanita setiap hari selama beberapa minggu.
Sel punca tikus dan diapause pada mamalia
Studi di Genes & Development menjelaskan bagaimana sel punca embrionik tikus mempertahankan pluripotensi selama diapause. Peneliti menemukan respons molekuler bersama yang menjaga identitas sel ketika metabolisme dan sinyal pertumbuhan rendah.