Pertumbuhan Industri Semen di Nepal dan Tantangan LingkunganCEFR A2
25 Nov 2025
Diadaptasi dari Qian Sun, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh JC Gellidon, Unsplash
Setelah gempa Gorkha pada 2015, investasi besar datang ke industri semen Nepal. Hongshi menandatangani kesepakatan USD 359 million pada 2017 dan membuat usaha patungan dengan Shivam Cement. Huaxin masuk pada 2019 dengan USD 140 million. Pada 2019 negara ini sudah mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mulai mengekspor semen ke India pada Juli 2022.
Sumber daya batu kapur besar dan banyak pabrik tersedia. Industri ini menciptakan lapangan kerja dan membangun jalan, misalnya proyek di Nawalparasi yang memberikan sekitar 10,000 pekerjaan. Namun ada masalah lingkungan: banjir September 2024 menewaskan hampir 250 orang, dan studi 2021 melaporkan 92 persen responden mengatakan ada polusi dari industri semen.
Kata-kata sulit
- produksi — Proses membuat atau menghasilkan sesuatu.
- investasi — Uang yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan.
- permintaan — Keinginan akan barang atau jasa.
- polusi — Pencemaran yang merusak lingkungan.
- lingkungan — Semua yang ada di sekitar kita.
- mengeluh — Pernyataan ketidakpuasan atau masalah.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting bagi Nepal untuk memproduksi semen sendiri?
- Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak negatif lingkungan?
- Bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi dalam mengatasi polusi?
Artikel terkait
Permainan Komputer Bantu Perbaiki Otak Setelah Cedera
Studi menunjukkan orang dewasa dengan cedera otak traumatik dapat memperbaiki struktur otak dan kemampuan berpikir dengan menyelesaikan permainan kognitif berbasis komputer. Perubahan terukur terlihat pada neuroplastisitas, kecepatan pemrosesan, perhatian, dan memori.
Kolera 2024: Penyebaran, Penyebab, dan Upaya Pengendalian
Kolera menyebar lewat air tercemar dan tetap menjadi ancaman karena konflik, perubahan iklim, dan sistem kesehatan yang runtuh. Pada 2024 dilaporkan 560,823 kasus dan 6,028 kematian; WHO menargetkan pengurangan lewat pencegahan dan vaksin.