Studi ini dipimpin oleh Amber Pearson dan diterbitkan di Lancet Regional Health–Americas. Tim meneliti hubungan antara kanopi pohon di lingkungan dan allostatic load, yaitu keausan tubuh akibat stres kronis.
Para peneliti memakai data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tentang 40,307 orang dewasa dan mencocokkannya dengan peta satelit tutupan pohon setiap blok sensus. Hasil umum menunjukkan bahwa kanopi pohon yang lebih tinggi berkaitan dengan allostatic load lebih rendah.
Namun tidak semua kelompok mendapat keuntungan. Kelompok dengan pendapatan dan pendidikan lebih tinggi serta pekerja lebih sering merasakan manfaat. Hasil berbeda untuk peserta kulit hitam non-Hispanik, meski banyak dari mereka tinggal di lingkungan berkanopi tinggi.
Kata-kata sulit
- kanopi — lapisan atas pohon di suatu lingkungankanopi pohon
- allostatic load — keausan tubuh akibat stres kronis
- tutupan pohon — luas area yang ditutupi oleh pohon
- blok sensus — bagian kecil wilayah untuk data sensus
- mencocokkan — memadankan dua set data atau informasimencocokkannya
- pendapatan — uang yang diperoleh seseorang atau rumah tangga
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah menurut Anda pohon di lingkungan penting untuk mengurangi stres? Mengapa?
- Di lingkungan Anda, apakah banyak pohon? Ceritakan singkat.
- Mengapa beberapa kelompok mungkin tidak mendapat manfaat dari kanopi pohon, menurut teks?
Artikel terkait
Bayi dari Keluarga Berpendapatan Rendah Lebih Sering Lahir Kecil
Penelitian AS menganalisis 380,000 kelahiran antara 2012 dan 2022 dan menemukan bayi dari keluarga berpendapatan rendah lebih sering lahir terlalu kecil atau prematur. Para peneliti memperingatkan penutupan PRAMS CDC pada musim semi 2025 dapat mengurangi data penting.
HIV Meluas di Pakistan Karena Perawatan Medis Tidak Aman
Infeksi HIV di Pakistan meningkat dan kini terkait dengan praktik medis yang tidak aman. Penyelidikan rahasia menemukan jarum suntik ulang dan prosedur sterilisasi buruk yang memicu wabah lokal dan menyebar ke perempuan serta anak-anak.