Mikroplastik adalah partikel plastik kecil yang ada di lautan, air minum, dan tubuh manusia. Penelitian baru menunjukkan bahwa salah satu jenis plastik dapat mengganggu kesehatan organ hati. Plastik tersebut adalah polietilena. Banyak orang menggunakan plastik ini untuk kemasan dan wadah makanan.
Para ilmuwan menemukan bahwa polietilena dapat meningkatkan risiko penyakit hati berlemak. Penyakit ini terjadi saat lemak menumpuk di dalam sel hati. Bahaya ini menjadi lebih besar jika orang sering makan burger dan minuman bersoda.
Hasil studi ini terbit di jurnal Science Advances. Para peneliti ingin melakukan penelitian lanjutan pada masa depan. Mereka ingin tahu apakah jenis plastik lain juga memiliki dampak berbahaya yang sama.
Kata-kata sulit
- penelitian — kegiatan ilmiah untuk menemukan hal baru
- kemasan — pembungkus barang atau bahan makanan
- lemak — zat minyak pada tubuh atau makanan
- peneliti — orang yang bekerja mencari ilmu pengetahuan
- dampak — pengaruh kuat dari suatu kejadian
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa banyak orang menggunakan wadah makanan dari plastik?
- Apa yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari?
Artikel terkait
Risk Know-How, Platform Baru untuk Berbagi Pengalaman Risiko
Risk Know-How adalah layanan daring yang diluncurkan pada pertemuan AAAS untuk membantu komunitas berisiko berbagi pengalaman dan mendapat nasihat ahli tentang ancaman seperti wabah, cuaca ekstrem, dan risiko kecerdasan buatan.
Tikus CC023 dan kemungkinan hubungan antara infeksi virus dan ALS
Peneliti menemukan bahwa tikus strain CC023 merespons infeksi virus dengan cara yang mirip penyakit ALS pada manusia. Model tikus ini mungkin membantu menemukan penanda awal dan mendukung pengembangan pengobatan untuk ALS sporadis.
Olahraga perbaiki pembuluh darah setelah penurunan berat badan
Peneliti dari University of Copenhagen mengikuti orang dengan obesitas berat setelah diet rendah kalori. Mereka menemukan olahraga memperbaiki pembuluh darah dan menurunkan peradangan, sementara obat liraglutide sendiri mempertahankan berat tetapi tidak memperbaiki pembuluh.