Studi eksperimental dari UC Santa Barbara, dipimpin oleh Madeleine Gross dan Jonathan Schooler, merekrut hampir 500 peserta dan membagi mereka secara acak untuk menonton satu dari dua jenis video. Kelompok eksperimen melihat film animasi pendek yang dipuji oleh situs kurasi film, sedangkan kelompok kontrol menonton kompilasi video rumah lucu dan klip hewan.
Peserta kemudian mengerjakan dua tugas berbeda. Tugas pertama adalah latihan kategorisasi untuk mengukur sejauh mana orang menerima contoh yang tidak biasa—suatu tanda perluasan konseptual. Tugas kedua meminta menulis cerita pendek yang memasukkan kata "prangko", "surat", dan "kirim"; juri independen menilai orisinalitas cerita tersebut.
Kelompok yang menonton film seni menunjukkan skor kreativitas lebih tinggi. Menariknya, pemirsa film seni juga melaporkan perasaan lebih buruk dan memberi penilaian film lebih rendah, namun tetap unggul pada tugas kreatif. Peneliti berargumen bahwa seni memicu apa yang disebut keterbukaan keadaan, yaitu pola pikir yang lebih reseptif dan eksploratif.
Kata-kata sulit
- merekrut — mengajak orang untuk jadi peserta penelitian
- acak — tanpa pola atau urutan tertentusecara acak
- kategorisasi — proses membagi sesuatu ke dalam kelompok
- perluasan — penambahan jangkauan atau makna suatu ide
- keterbukaan keadaan — pola pikir reseptif dan lebih eksploratif sementara
- orisinalitas — kualitas ide atau karya yang baru
- kurasi — proses memilih dan mengatur karya untuk publik
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa seni bisa memicu keterbukaan keadaan meskipun membuat perasaan lebih buruk?
- Pernahkah menonton sesuatu (film atau video) yang meningkatkan kreativitas Anda? Ceritakan singkat pengalaman Anda.
- Bagaimana tugas menulis cerita dengan kata-kata tertentu dapat membantu menilai orisinalitas menurut Anda?
Artikel terkait
Kapan Anak Siap Punya Ponsel? Pilihan Telepon Rumah
Ahli dari Virginia Tech menjelaskan kapan anak mungkin siap punya ponsel dan mengapa beberapa keluarga kembali memakai telepon rumah. Mereka menekankan manfaat batasan, risiko layar berlebih, dan pentingnya pembicaraan terbuka tentang teknologi.
Mahasiswa Maroko Memilih China karena Tekanan Ekonomi
Banyak mahasiswa Maroko pergi belajar ke China karena kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri. Pengangguran tinggi, gaji rendah, peran media sosial dan agen pendidikan mendorong tren ini, sementara masalah visa dan praktik agen tetap mengkhawatirkan.