Menurut ahli perilaku organisasi Bill Becker dari Virginia Tech, ketegangan muncul ketika harapan tentang ketersediaan selama cuti tidak jelas. Para pemimpin sering menganjurkan agar karyawan benar-benar memutuskan hubungan, tetapi karyawan cenderung mengartikan harapan itu secara berlebihan karena petunjuk dari pemimpin dan rekan kerja.
Becker mengatakan manajer perlu menjelaskan harapan sebelum orang meninggalkan kantor untuk liburan dan memperkirakan informasi atau pekerjaan apa yang diperlukan dari karyawan sebelum mereka berangkat. Jika ada tenggat penting, rapat, atau kebutuhan klien saat cuti, karyawan harus mengangkat masalah itu lebih awal agar tim bisa merencanakan.
Menyiapkan dukungan pengganti dan mendukung klien sebelum cuti membantu mengurangi masalah dan memungkinkan karyawan benar-benar melepaskan diri dari pekerjaan, yang penting bagi kesejahteraan mereka.
Kata-kata sulit
- ketegangan — perasaan tegang atau stres dalam situasi kerja
- ketersediaan — kemampuan atau kesiapan hadir atau tersedia
- memutuskan — menghentikan hubungan atau komunikasi sementara
- petunjuk — tanda atau saran dari orang lain
- tenggat — waktu akhir untuk menyelesaikan tugas
- kesejahteraan — keadaan sehat dan hidup seimbang
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda sulit melepaskan diri dari pekerjaan saat cuti? Apa yang membantu Anda lepas dari pekerjaan?
- Bagaimana menurut Anda manajer sebaiknya menjelaskan harapan sebelum karyawan berlibur?
- Apa langkah praktis yang bisa tim lakukan untuk menyiapkan dukungan pengganti saat seseorang cuti?
Artikel terkait
Undangan Acara Sosial Bisa Bantu atau Membebani Karyawan
Penelitian menemukan undangan untuk acara setelah jam kerja berdampak berbeda pada karyawan: beberapa merasa lebih terhubung, sedangkan yang pemalu sering merasa cemas dan tertekan. Waktu dan cara mengundang juga memengaruhi kinerja.
Mengapa Orang Menyukai Film Liburan yang Menghibur
Para peneliti dari Virginia Tech menjelaskan mengapa banyak penonton menonton film liburan yang hangat dan dapat ditebak. Film seperti produksi Hallmark dan judul di layanan streaming memberi pelarian, suasana liburan, dan akhir bahagia.