Laszlo Horvath, direktur Center for Packaging and Unit Load Design di Virginia Tech, memperingatkan bahwa banyak orang tidak menyadari betapa kasar proses pengiriman paket. Ia merekomendasikan tes sederhana: jika hadiah tidak tahan terhadap uji jatuh satu kaki (one-foot drop), maka paket belum siap dikirim.
Horvath menjelaskan bahwa pengantar dinilai menurut kecepatan, bukan kelembutan dalam menangani barang. Karena itu paket perlu disiapkan untuk menahan berbagai kondisi selama perjalanan. Mengirim langsung dari pengecer sering kali menjadi pilihan terbaik karena pengecer besar biasanya merancang produk dan kemasan untuk tahan pengiriman, dan mereka bertanggung jawab jika terjadi kerusakan.
Ia juga menekankan bahan yang lebih ramah lingkungan untuk pelindung, seperti kotak bergelombang dan bahan berbasis serat. Untuk pengepakan praktis, fokus pada peredam kejut yang empuk, jangan mengandalkan label "rapuh", segel tepi kotak dengan pita yang kuat, dan isi celah agar barang tidak bergeser.
Kata-kata sulit
- direktur — orang yang memimpin sebuah organisasi
- proses — serangkaian langkah atau kejadian berurutan
- pengantar — orang atau layanan yang mengantar paket
- kelembutan — sifat halus atau perlakuan lembut terhadap barang
- pengecer — toko atau perusahaan yang menjual produk kepada pembeli
- merancang — membuat rencana atau desain sesuatu
- ramah lingkungan — tidak merusak alam dan lebih baik untuk lingkungan
- peredam kejut — bahan atau alat untuk mengurangi guncangan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut Anda, mengapa banyak orang tidak menyadari betapa kasar proses pengiriman? Berikan satu atau dua alasan.
- Jika Anda harus mengemas hadiah untuk dikirim, langkah mana dari teks yang akan Anda lakukan? Jelaskan dua langkah.
- Apakah Anda lebih memilih menggunakan bahan ramah lingkungan seperti kotak bergelombang saat mengirim barang? Mengapa ya atau tidak?
Artikel terkait
Jeda Singkat di Media Sosial untuk Kurangi Misinformasi
Peneliti dari University of Copenhagen meneliti cara sederhana untuk memperlambat penyebaran misinformasi di media sosial. Mereka menemukan bahwa menambah jeda kecil dan elemen pembelajaran dapat mengurangi pembagian impulsif dan meningkatkan kualitas unggahan yang dibagikan.
Peralihan Cepat ke Pembelajaran Daring dan Dampaknya pada Mahasiswa China
Studi tentang peralihan mendadak ke pembelajaran daring selama lockdown COVID-19 2020 di China membandingkan nilai mahasiswa sebelum dan selama lockdown. Hasil: nilai matematika naik, mata diskusi kurang untung, dan kebijakan lockdown memengaruhi hasil belajar.
Mengapa Orang Menyukai Film Liburan yang Menghibur
Para peneliti dari Virginia Tech menjelaskan mengapa banyak penonton menonton film liburan yang hangat dan dapat ditebak. Film seperti produksi Hallmark dan judul di layanan streaming memberi pelarian, suasana liburan, dan akhir bahagia.