Daerah Perlindungan Laut Manyange Na Elombo CampoCEFR A1
22 Nov 2025
Diadaptasi dari Leocadia Bongben, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Edouard TAMBA, Unsplash
- Daerah perlindungan laut ada di pantai Kamerun.
- MPA berada di subdivisi Campo, divisi Ocean wilayah Selatan.
- Desa Ebodje punya sekitar 3,000 orang.
- Satu dari 10 desa ada di dalam MPA.
- Sekitar 80 percent orang Iyassa bekerja sebagai nelayan.
- MPA luas 110,300 hectares ( 272557.236 acres) dan ditetapkan 2021.
- Orang Iyassa menghormati makhluk air yang disebut 'Mengu'.
- Pelabuhan Kribi 22.9 kilometers ( 14.23 miles) mengubah arus dan erosi.
- Garis pantai di Ebodje mundur sekitar 15 meter di tempat.
Kata-kata sulit
- nelayan — Orang yang menangkap ikan.menjadi nelayan
- laut — Badan air besar yang mengandung garam.dari laut
- ikan — Hewan air yang biasa dimakan.
- masyarakat — Sekelompok orang yang hidup bersama.
- penyu — Hewan laut dengan cangkang keras.
- masalah polusi — Pencemaran lingkungan yang merugikan.
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa penting untuk melindungi kehidupan laut?
- Apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi laut?
- Bagaimana cara nelayan dan masyarakat hidup berdampingan?
Artikel terkait
Pelanggaran Aturan Wisata Hiu Paus di El Azul
Studi dengan rekaman drone (2016 dan 2022) menemukan bahwa perahu wisata dan perenang sering melanggar aturan di El Azul, lokasi hiu paus seluas 400 km². Penulis merekomendasikan pengawasan lebih baik, regulasi diri pemandu, dan investasi jangka panjang.
GIA dan Komunitas Transgender Pakistan: dari Hak ke Keadilan Iklim
Komunitas transgender Pakistan menghadapi diskriminasi lama meski ada perubahan hukum. Organisasi Gender Interactive Alliance (GIA) bekerja memberi layanan, meluncurkan proyek daur ulang dan menghubungkan kesetaraan dengan masalah iklim sejak 2024.
Laporan: Dunia Memasuki Era "Kebangkrutan Air"
United Nations University (UNU) pada 20 January merilis laporan yang menyatakan dunia telah memasuki era "global water bankruptcy". Laporan memperingatkan banyak sistem air tidak lagi pulih dan menyoroti risiko bagi pangan dan masyarakat.