Ilmuwan dan petani di Grenada bekerja sama untuk melindungi soursop, buah bernilai yang dipakai untuk es krim, jus, dan produk lain. Grenada adalah satu-satunya negara Karibia yang berwenang mengekspor soursop segar ke Amerika Serikat. Menurut FAO, soursop menjadi sumber pendapatan terbesar Grenada, bernilai US$ 2.6 million.
Beberapa tahun terakhir muncul serangga penghisap bernama croton scale. Hama ini menyerang tanaman croton dan juga pucuk, daun, serta buah mangga, jambu, plum, dan soursop. Petani memastikan kehadiran hama di Grenada pada Mei 2020 setelah mengirim sampel ke Florida Department of Agriculture; spesies ini pertama kali dilaporkan di Florida pada 2008.
Hama menghasilkan madu embun yang mendorong kapang hitam sehingga menurunkan kualitas buah dan penjualan. Unit Pengendalian Hama awalnya menggunakan pestisida dan minyak neem, tetapi karena masalah kembali, pihak berwenang mulai menerapkan pengendalian hayati dan pelatihan bagi petani.
Kata-kata sulit
- berwenang — punya hak atau izin resmi melakukan tugas
- mengekspor — mengirim barang ke negara lain untuk dijual
- pendapatan — uang yang diterima dari penjualan atau kerja
- hama — hewan atau serangga yang merusak tanaman
- madu embun — cairan lengket dari serangga di permukaan daun
- pengendalian hayati — menggunakan organisme lain untuk mengendalikan hama
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa soursop penting bagi Grenada menurut artikel?
- Bagaimana menurutmu pengendalian hayati bisa membantu petani?
- Apa yang akan kamu lakukan jika tanaman di kebunmu diserang hama?
Artikel terkait
Kehadiran Manusia Mengubah Perilaku Hewan Liar
Studi global menemukan hewan liar mengubah perilaku bukan hanya karena perusakan habitat, tetapi juga karena kehadiran manusia. Penelitian memakai GPS, data ponsel, dan satelit, lalu mendapati sebagian besar spesies bereaksi saat orang hadir.
Dana Adaptasi Iklim di Afrika Menunjukkan Hasil
Laporan GHS dan Komisi Uni Afrika menemukan bahwa pembiayaan adaptasi iklim yang ditargetkan menghasilkan hasil terukur di beberapa negara Afrika, termasuk proyek di Benin, Ethiopia, dan Namibia. Studi mencatat perbaikan infrastruktur, hasil pertanian, dan peningkatan partisipasi perempuan.