Kekerasan di Asia Barat Mengancam Hukum InternasionalCEFR A2
12 Mar 2026
Diadaptasi dari Walid El Houri, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh aref sarkhosh, Unsplash
Peringatan tentang terkikisnya hukum internasional makin keras karena kekerasan di Asia Barat meluas. Pengamat mengatakan pola serangan yang dipakai di Gaza sekarang menjadi cetak biru untuk serangan baru di Lebanon dan Iran.
Di Lebanon, pada 2024 dan lagi pada 2026 terjadi pengungsian hampir satu juta orang dari Dahyieh, selatan Lebanon, dan lembah Bekaa. Banyak rumah dan infrastruktur rusak, dan ada laporan pencemaran tanah yang tampak dimaksudkan untuk mencegah kembalinya penduduk.
Tenaga medis dan rumah sakit dilaporkan ditargetkan dan harus dievakuasi. Serangan juga mengenai pasukan penjaga perdamaian PBB. Di Iran, pemboman fasilitas penyimpanan minyak di Tehran dan kota lain disebut menyebabkan bencana lingkungan. Target lain termasuk fasilitas desalinasi, media, dan utilitas publik. Retorika beberapa pejabat AS dan Israel menambah kekhawatiran.
Kata-kata sulit
- hukum internasional — aturan yang mengatur hubungan antara negara-negara
- pengungsian — perpindahan orang meninggalkan rumah karena bahaya
- infrastruktur — bangunan dan fasilitas penting untuk sebuah negara
- pencemaran — masuknya bahan berbahaya ke tanah atau air
- evakuasi — mengeluarkan orang dari tempat berbahayadievakuasi
- penjaga perdamaian — pasukan internasional untuk menjaga keamanan dan perdamaianpenjaga perdamaian PBB
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Mengapa pencemaran tanah bisa membuat orang takut kembali ke rumah?
- Menurut Anda mengapa penting melindungi tenaga medis dan rumah sakit saat konflik?
Artikel terkait
Brazil Dekriminalisasi Kepemilikan Ganja untuk Penggunaan Pribadi
Pada Juni 2024 Mahkamah Agung Brazil menyetujui dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk penggunaan pribadi. Kepemilikan hingga batas tertentu dianggap bukan tindak pidana, dan keputusan itu berpotensi mengurangi kepadatan penjara.
Farzana Sithi dan Perjuangan Perempuan setelah Juli–Agustus 2024
Farzana Sithi, aktivis dari Jessore, menjadi suara terkenal untuk hak perempuan setelah pemberontakan Juli–Agustus 2024. Ia melaporkan kekerasan, pelecehan daring, dan kegagalan pemerintah dalam menangani korban dan kuota perempuan.
Dua Pengacara Pakistan Dipenjara karena Unggahan Media Sosial
Dua pengacara hak asasi manusia di Pakistan dijatuhi hukuman penjara pada 24 Januari 2026 terkait unggahan media sosial yang mengkritik militer. Proses persidangan berlangsung sangat cepat dan memicu kecemasan tentang undang-undang siber PECA.
Perubahan politik di Bangladesh setelah pemberontakan July 2024
Pemberontakan pelajar pada July 2024 menggulingkan Sheikh Hasina pada August 5, 2024. Pemerintahan sementara Muhammad Yunus melarang Awami League pada May 2025, dan mantan menteri Asaduzzaman Khan Kamal dihukum mati oleh ICT pada November 17, 2025.