Kamerun dan eco‑charcoal untuk memasak bersihCEFR A2
31 Des 2025
Diadaptasi dari Sandra Tuombouh, Global Voices • CC BY 3.0
Foto oleh Edouard TAMBA, Unsplash
Di Kamerun, banyak keluarga masih menggunakan kayu dan arang untuk memasak. Antara 2001 dan 2025 lebih dari 2 million hectares tutupan pohon hilang, sebagian dipakai untuk bahan bakar rumah tangga dan usaha.
Di Yaounde beberapa rumah tangga beralih ke eco‑charcoal atau briquette. Eco‑charcoal dibuat dari limbah organik yang dapat diperbarui, seperti kulit pisang dan tempurung kelapa. Pengguna mengatakan bahan ini memberi lebih sedikit asap, tahan lama, dan membantu mengurangi tekanan pada pohon. Pemerintah mendukung proyek lewat aturan dan dana nasional.
Kata-kata sulit
- tutupan — daun dan pohon di suatu areatutupan pohon
- bahan bakar — benda yang dibakar untuk menghasilkan apibahan bakar rumah tangga
- eco‑charcoal — arang buatan dari limbah organik terbarukan
- limbah organik — sisa bahan dari tumbuhan atau makanan
- tempurung — kulit keras di luar buah kelapatempurung kelapa
- mengurangi — membuat sesuatu menjadi lebih sedikitmengurangi tekanan
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Menurut pengguna, apa keuntungan eco‑charcoal?
- Bagaimana pemerintah mendukung proyek eco‑charcoal menurut teks?
- Di negara Anda, apakah banyak orang masih memakai kayu atau arang untuk memasak? Jelaskan singkat.
Artikel terkait
Musim panas bencana di Australia terkait krisis iklim
Selama Januari–Februari Australia mengalami gelombang panas, kebakaran, badai, dan banjir yang terkait dengan krisis iklim. Peristiwa ini merusak ekosistem, mengancam spesies, dan meningkatkan tekanan pada masyarakat serta pasar asuransi.
Pusat Data, AI, dan Tekanan Terhadap Pasokan Air di Batam
Pertumbuhan AI mendorong pembangunan pusat data di Indonesia dan kebutuhan infrastruktur. Di Batam, banyak fasilitas baru memicu kekhawatiran tentang pasokan air dan protes warga; pembuat kebijakan mendapat tekanan untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan keberlanjutan.