- Peneliti mencoba terapi antibodi baru.
- Penyakit yang diobati adalah myeloma, kanker darah.
- Pasien mengikuti uji klinis di beberapa pusat.
- Obat itu mengikat sel imun dan sel kanker.
- Dokter memeriksa sumsum tulang dengan tes sangat sensitif.
- Tidak ditemukan sel kanker pada pasien yang selesai.
- Beberapa pasien mengalami demam dan infeksi ringan.
- Para peneliti mengatakan efek samping dapat diterima.
- Mereka mencegah reaksi parah saat pengobatan berjalan.
- Studi diperbesar untuk melihat hasil lebih lama.
Kata-kata sulit
- antibodi — Protein dalam tubuh yang melawan kuman
- myeloma — Jenis kanker yang memengaruhi darah atau sumsum
- uji klinis — Penelitian pada pasien untuk mencoba obat baru
- sumsum tulang — Jaringan di dalam tulang yang membuat darah
- efek samping — Gejala tidak diinginkan setelah menerima obat
- mencegah — Menghentikan atau mengurangi kemungkinan hal buruk
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Pernahkah Anda demam setelah minum obat?
- Apakah Anda mau ikut uji klinis jika dokter menyarankan?
- Apakah Anda takut pada tes medis yang sensitif?
Artikel terkait
Menargetkan Sirkuit Otak Kurangi Kambuh Opioid
Peneliti dari Washington State University melaporkan bahwa menargetkan sirkuit antara korteks prelimbik dan thalamus paraventrikular mengurangi perilaku mencari obat pada model praklinis opioid. Studi ini memakai kemogenetika dan optogenetika.
Senyawa pada Ceri Gelap Memperlambat Kanker Payudara
Peneliti melaporkan bahwa antosianin dalam ceri gelap dapat memperlambat pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara triple-negatif pada tikus, dan bisa meningkatkan efek kemoterapi. Diperlukan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan penyerapan senyawa ini.
AUC dan Minapharm dirikan akademi bioteknologi di Afrika
American University in Cairo (AUC) bekerja sama dengan Minapharm untuk mendirikan akademi bioteknologi yang menghubungkan pendidikan dan kebutuhan industri. Inisiatif ini fokus pada pelatihan praktik, penelitian, dan inovasi di Mesir, Timur Tengah, dan Afrika.