- Para peneliti meneliti tekanan pada otak.
- Tekanan itu bisa datang dari tumor.
- Tekanan lama merusak neuron di otak.
- Jika neuron mati, kerusakan tidak pulih.
- Kerusakan ini bisa hilangkan indra.
- Kerusakan juga bisa ganggu gerak tubuh.
- Masalah itu dapat turunkan fungsi ingatan.
- Peneliti meniru tekanan di laboratorium.
- Mereka mencari cara untuk melindungi neuron.
Kata-kata sulit
- tekanan — gaya atau dorongan pada otak
- tumor — benjolan sel yang tumbuh di tubuh
- neuron — sel saraf di otak dan tubuh
- merusak — membuat sesuatu menjadi rusak atau tidak bekerja
- indra — alat tubuh untuk merasakan misal melihat
- ingatan — kemampuan menyimpan dan mengingat informasi
- melindungi — menjaga supaya sesuatu tidak rusak atau terluka
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah belajar tentang otak?
- Apakah kamu tahu apa itu tumor?
- Apakah kamu ingin bekerja di laboratorium suatu hari?
Artikel terkait
Penyintas Kanker Muda Menua Lebih Cepat
Studi baru menemukan penyintas kanker remaja dan dewasa muda menunjukkan penuaan biologis lebih cepat, termasuk perubahan sel dan fungsi otak yang berkaitan dengan memori dan perhatian. Peneliti sedang menguji intervensi seperti olahraga dan nutrisi.
Jejak Otak untuk Menyesuaikan Perilaku dengan Orang Lain
Penelitian University of Zurich menunjukkan bagaimana aktivitas otak membantu orang menebak pikiran orang lain dan mengubah perilaku. Temuan ini menjelaskan proses "mentalisasi adaptif" dan dapat membantu memahami disabilitas sosial seperti autisme dan gangguan kepribadian.
Kemoterapi Memicu Kekebalan lewat Peniruan Virus
Penelitian menemukan beberapa obat kemoterapi, termasuk Compound 1, membuat sel kanker menunjukkan tanda-tanda seperti infeksi virus sehingga mengaktifkan sistem kekebalan. Temuan ini membuka kemungkinan dosis obat lebih rendah dan kombinasi dengan imunoterapi.
Pencitraan Otak Menjelaskan PTSD pada Penanggapi WTC
Penelitian dengan pemindaian MRI pada penanggapi World Trade Center menemukan perbedaan struktur otak pada mereka yang punya PTSD. Temuan ini mendukung bukti biologis bahwa trauma memengaruhi integritas saraf dan bisa membantu diagnosis serta perawatan.