- Para peneliti meneliti tekanan pada otak.
- Tekanan itu bisa datang dari tumor.
- Tekanan lama merusak neuron di otak.
- Jika neuron mati, kerusakan tidak pulih.
- Kerusakan ini bisa hilangkan indra.
- Kerusakan juga bisa ganggu gerak tubuh.
- Masalah itu dapat turunkan fungsi ingatan.
- Peneliti meniru tekanan di laboratorium.
- Mereka mencari cara untuk melindungi neuron.
Kata-kata sulit
- tekanan — gaya atau dorongan pada otak
- tumor — benjolan sel yang tumbuh di tubuh
- neuron — sel saraf di otak dan tubuh
- merusak — membuat sesuatu menjadi rusak atau tidak bekerja
- indra — alat tubuh untuk merasakan misal melihat
- ingatan — kemampuan menyimpan dan mengingat informasi
- melindungi — menjaga supaya sesuatu tidak rusak atau terluka
Tips: arahkan kursor, fokus, atau ketuk kata yang disorot di dalam teks untuk melihat definisi singkat sambil membaca atau mendengarkan.
Pertanyaan diskusi
- Apakah kamu pernah belajar tentang otak?
- Apakah kamu tahu apa itu tumor?
- Apakah kamu ingin bekerja di laboratorium suatu hari?
Artikel terkait
Penyintas Kanker Muda Menua Lebih Cepat
Studi baru menemukan penyintas kanker remaja dan dewasa muda menunjukkan penuaan biologis lebih cepat, termasuk perubahan sel dan fungsi otak yang berkaitan dengan memori dan perhatian. Peneliti sedang menguji intervensi seperti olahraga dan nutrisi.
Alat Komputasi Baru Ungkap Sel Pengatur Jam Tubuh
Para peneliti mengembangkan metode komputasi bernama MITE untuk memetakan komunikasi antar sel di nukleus suprachiasmatik (SCN), pusat ritme sirkadian. Temuan menunjukkan sel hub kecil sangat penting untuk sinkroni jaringan dan mungkin membantu menyelaraskan jam biologis.
Penelitian Brown: Target mTOR untuk Obat Kanker Lebih Spesifik
Penelitian dari Brown University menemukan cara memahami dua kompleks protein mTOR. Hasilnya menunjukkan kemungkinan memblokir hanya mTORC2 untuk menghentikan sinyal pertumbuhan kanker tanpa memicu jalur kelangsungan hidup.
Dosis Kemoterapi Lebih Rendah Bantu Pasien Limfoma Usia 80+
Studi menunjukkan pasien limfoma usia 80 tahun ke atas dapat sembuh atau hidup lebih lama dengan dosis kemoterapi yang lebih rendah. Penelitian ini menggunakan data klinik komunitas dan menilai rejimen mini-R-CHOP serta rencana uji klinis baru dengan mosunetzumab.